
Jakarta — PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) ikut berkomitmen melancarkan perjalanan mudik masyarakat terutama yang menggunakan mobil listrik berbasis baterai, antara lain dengan menyediakan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Mobile.
Dirangkum dari keterangan resmi, Selasa (18/3/2025), perusahaan pelat merah itu memprediksi adanya lonjakan signifikan jumlah pemudik yang menggunakan mobil listrik.
Peningkatan tersebut diprediksi mencapai 500 persen atau dari 4.314 unit pada tahun lalu menjadi 21.570 unit pada 2025.
“Guna memastikan para pemudik nyaman dalam melakukan pengisian daya, PLN juga menyediakan sebanyak 12 unit SPKLU mobile yang tersebar di jalur Trans Jawa-Sumatera,” kata Edi Srimulyanti, Direktur Retail dan Niaga PLN.
Baca juga: Voltron Luncurkan SPKLU Hyper Fast Charging DC 360 kW Pertama di Indonesia, Tarif Rp3.000-an per kWh
Dirinya melanjutkan, keberadaan SPKLU “berjalan” itu memainkan peran yang penting khususnya dalam membantu pemudik Electric Vehicle (EV) jika sewaktu-waktu kehabisan daya dalam perjalanan.
SPKLU di Trans Jawa-Sumatera
Untuk di jalur mudik Trans Jawa-Sumatera terdapat 615 lokasi dan dilengkapi dengan personil yang siaga selama 24 jam.
Masyarakat didorong untuk menggunakan aplikasi PLN Mobile guna mengetahui lokasi-lokasi SPKLU yang dapat digunakan melalui Electric Vehicle Digital Services (EVDS).
“Pelanggan tidak akan kesulitan menemukan SPKLU. Melalui fitur di PLN Mobile, mereka dapat dengan mudah mencari lokasi SPKLU dan merencanakan pengisian daya dengan fitur Trip Planner yang kami sediakan,” kata Edi.
Sementara itu, menurut PLN, secara nasional kini terdapat 3.529 unit SPKLU tersebar di 2.400 titik seluruh Indonesia yang dioperasikan PLN dan mitranya.
Untuk detailnya, sebanyak 2.448 unit berada di Jawa, 431 unit di Sumatera, 166 unit di Bali, 215 unit di Kalimantan, 145 unit Sulawesi, 26 unit di Maluku, 72 unit Nusa Tenggara, dan 26 unit Papua.
“Sebagai tulang punggung ketenagalistrikan nasional, PLN siap mendukung penuh masyarakat yang melakukan perjalanan mudik menggunakan EV. Kami telah melakukan asesmen menyeluruh dan memetakan titik-titik strategis untuk memastikan pemudik EV dapat dengan mudah mengakses SPKLU selama perjalanan,” kata Edi.
Baca juga: Asyik! Jumlah SPKLU Rest Area Travoy Terus Bertambah
Penulis: Mada Prastya
Editor: Santo Sirait