Mengintip Jajaran Mobil Listrik Terbaru Vinfast dari Pabrik Hai Phong, Vietnam

Saat mengunjungi kompleks pabrik Vinfast di Hai Phong, Vietnam, Carmudi bersama rekan media lainnya tidak hanya terkesima dengan skala produksi yang masif.
Kami pun beruntung dapat berkesempatan menyaksikan langsung deretan mobil listrik anyar dari produsen otomotif Vietnam ini.
Beberapa model sudah tersedia di pasar Indonesia. Sementara yang lain masih menjadi “calon pendatang baru” dengan potensi besar untuk bersaing di industri otomotif nasional.
Jajaran kendaraan yang diperkenalkan meliputi SUV listrik VF8, MPV keluarga VF Limo Green, SUV mewah VF9, hingga SUV eksekutif Lac Hong 900 LX. SUV itu dirancang khusus untuk tamu VIP dengan fitur anti-peluru.
Vinfast VF8: SUV Listrik Bertenaga untuk Lima Penumpang

Model pertama yang menarik perhatian adalah VF8, SUV listrik berkapasitas lima penumpang. Mobil ini diposisikan sebagai pesaing langsung Hyundai Ioniq 5 dan BYD Sealion 7.
Dari segi performa, VF8 diklaim mampu menempuh jarak hingga 471 km dalam sekali pengisian penuh. Bahkan untuk varian Eco bisa mencapai 562 km.

VF8 tersedia dalam dua pilihan utama:
- VF8 Eco: Dibanderol sekitar 1.019.000.000 VND (sekitar Rp642 jutaan).
- VF8 Plus: Dengan harga 1.199.000.000 VND (sekitar Rp755 jutaan). Menawarkan tenaga lebih besar hingga 402 hp dibandingkan varian Eco yang menghasilkan 201 hp.
Vinfast menawarkan beragam pilihan warna menarik untuk VF8. Pilihan itu, Jet Black, Ivy Green, Crimson Red, hingga kombinasi two-tone Crimson Velvet dengan atap Mystery Bronze.
Fitur yang disematkan juga sangat lengkap. Ada panoramic skylight dengan tirai elektrik, sistem kamera 360 derajat, Driving Monitoring System, kursi kulit vegan dengan pemanas dan ventilasi.
Ada juga fitur setir pintar yang dapat menyesuaikan kebiasaan pengemudi. Terakhir ada Head-Up Display (HUD) yang memproyeksikan informasi penting langsung di depan mata pengemudi.
Vinfast VF Limo Green: MPV Listrik Ideal untuk Keluarga

Bergeser ke segmen MPV, Vinfast memperkenalkan VF Limo Green. Kendaraan listrik rencananya akan berkapasitas tujuh penumpang. Model ini diproyeksikan untuk bersaing dengan BYD M6 atau Aletra L8 jika nantinya hadir di Indonesia.
Mobil ini memiliki dimensi ideal untuk keluarga. Dengan panjang 4.740 mm, lebar 1.872 mm, dan wheelbase 2.840 mm, yang menjamin ruang kabin yang lega untuk penumpang maupun bagasi.
Dari sisi tenaga, VF Limo Green dibekali baterai 60,13 kWh. Dengan motor listrik tunggal yang menghasilkan 150 kW/280 Nm, menyalurkan tenaga ke roda depan.
Diklaim, jarak tempuhnya bisa mencapai 450 km per pengisian penuh (metode NEDC). Dengan kecepatan puncak 140 km/jam.
Kenyamanan pengguna juga menjadi prioritas dengan berbagai fitur. Sebut saja sistem DC fast charging (10%–70% hanya dalam 30 menit), empat airbag, ABS-EBD-BA, ESC, TCS, HSA, hingga ROM.
Interiornya dilengkapi layar sentuh 10,1 inci, konektivitas Wi-Fi, Bluetooth, serta port USB-A dan USB-C di setiap baris kursi. Harga yang ditawarkan di Vietnam cukup menarik, yaitu 749 juta VND (sekitar Rp472 jutaan).
Vinfast VF9: SUV Listrik Premium dengan Desain Modern

Naik ke kelas yang lebih tinggi, Vinfast menampilkan VF9. Ini adalah SUV listrik berukuran besar yang hadir dalam dua varian: Eco (1.499.000.000 VND atau sekitar Rp945 juta) dan Plus (1.699.000.000 VND atau sekitar Rp1,07 M).
Model ini menonjol dengan desain minimalis modern. Dengan menggunakan material ramah lingkungan namun tetap memberikan kesan mewah.
VF9 dibekali tenaga 402 hp dengan torsi 620 Nm, serta mampu menempuh jarak hingga 626 km (metode WLTP). Mobil ini menawarkan pengalaman kabin premium.

Mulai dari electric captain seat, fitur pijat, pemanas dan pendingin kursi, wireless charging, hingga panoramic glass roof yang menciptakan nuansa lapang.
Penumpang belakang juga dimanjakan dengan layar sentuh 8 inci untuk mengatur sistem pendingin, hiburan, dan fitur kenyamanan lainnya.
Dengan pilihan warna yang beragam seperti Zenith Grey, Jet Black, Urban Mint, hingga Crimson Red, VF9 siap menantang SUV listrik premium lainnya di pasar global.
Vinfast Lac Hong 900 LX: SUV Edisi Khusus untuk Tamu VIP

Sebagai puncaknya, Vinfast memperkenalkan Lac Hong 900 LX, SUV edisi khusus yang digunakan untuk tamu negara dalam perayaan 80 tahun Hari Kemerdekaan Vietnam.
Dengan wheelbase 3.349 mm yang lebih panjang dari VF9, Lac Hong 900 LX tampil gagah dengan sentuhan hitam elegan yang dipadukan detail berlapis emas, semuanya dikerjakan secara handmade. Versi anti-peluru ditujukan untuk pejabat tinggi negara dan kalangan khusus.
Mengenai ketersediaan di Indonesia, CEO Vinfast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto (Kerry), menyatakan Lac Hong 900 versi anti-peluru kemungkinan hanya akan hadir jika ada permintaan khusus dari pihak terkait, mengingat statusnya sebagai kendaraan spesial.

Bagaimana Prospek di Indonesia?

Ketika ditanya tentang rencana kehadiran deretan mobil ini di Indonesia, Kerry menegaskan bahwa Vinfast tidak ingin terburu-buru.
“Produk kami banyak dan variannya beragam. Untuk Indonesia, khususnya di segmen MPV tujuh penumpang yang memang paling diminati, tentu tidak menutup kemungkinan VF Limo Green akan masuk. Hanya saja waktunya masih dalam tahap finalisasi,” ujarnya.
Untuk Lac Hong 900 LX versi anti-peluru, Kerry menambahkan bahwa kendaraan ini sangat spesifik dan biasanya dipesan oleh pihak tertentu saja.
“Kalau bulletproof itu karena special vehicle, biasanya customer-nya juga khusus. Jadi untuk saat ini kami belum bisa memastikan,” tuturnya.
Kesimpulan

Kunjungan ke pabrik Vinfast di Hai Phong memberikan gambaran jelas tentang keseriusan pabrikan Vietnam ini dalam menatap masa depan industri otomotif global.
Dengan portofolio produk mulai dari SUV, MPV, hingga SUV eksekutif, Vinfast menunjukkan bahwa mereka tidak hanya ingin menjadi pemain baru, tetapi juga siap menantang merek-merek besar yang sudah mapan.
Kini, pertanyaan terbesarnya adalah: model mana yang akan lebih dulu hadir di Indonesia? Apakah SUV tangguh VF8, MPV keluarga VF Limo Green, atau bahkan SUV premium VF9? Yang pasti, persaingan mobil listrik di Tanah Air akan semakin sengit dengan kehadiran Vinfast.
FAQ
Apa saja model mobil listrik Vinfast yang diperkenalkan dalam kunjungan ke pabrik Hai Phong?
Model yang diperkenalkan meliputi SUV listrik VF8, MPV ramah keluarga VF Limo Green, SUV mewah VF9, dan SUV eksekutif Lac Hong 900 LX.
Berapa harga Vinfast VF8 di Vietnam dan berapa varian yang tersedia?
Vinfast VF8 tersedia dalam dua varian: VF8 Eco sekitar 1.019.000.000 VND (sekitar Rp642 jutaan) dan VF8 Plus sekitar 1.199.000.000 VND (sekitar Rp755 jutaan).
Berapa jarak tempuh maksimal Vinfast VF8?
VF8 diklaim mampu menempuh jarak hingga 471 km dalam sekali pengisian penuh, sementara varian Eco bahkan bisa mencapai 562 km.
Apa keunggulan Vinfast VF Limo Green?
VF Limo Green adalah MPV listrik berkapasitas tujuh penumpang dengan dimensi ideal untuk keluarga, ruang kabin lega, dan jarak tempuh hingga 450 km per pengisian penuh. Dilengkapi fitur DC fast charging dan berbagai fitur keselamatan.
Berapa harga Vinfast VF Limo Green di Vietnam?
Harga yang ditawarkan di Vietnam adalah 749 juta VND (sekitar Rp472 jutaan).
Apa yang membuat Vinfast VF9 menjadi SUV premium?
VF9 adalah SUV listrik berukuran besar dengan desain minimalis modern, tenaga 402 hp, torsi 620 Nm, jarak tempuh hingga 626 km, serta pengalaman kabin premium dengan fitur seperti electric captain seat, fitur pijat, pemanas dan pendingin kursi, wireless charging, dan panoramic glass roof.
Apa itu Vinfast Lac Hong 900 LX?
Lac Hong 900 LX adalah SUV edisi khusus yang digunakan untuk tamu negara dalam perayaan 80 tahun Hari Kemerdekaan Vietnam, tersedia dalam versi standar dan anti-peluru.
Apakah Vinfast Lac Hong 900 LX akan tersedia di Indonesia?
Untuk model standar, Vinfast masih memantau kebutuhan pasar. Versi anti-peluru kemungkinan hanya akan hadir jika ada permintaan khusus dari pihak terkait karena statusnya sebagai kendaraan spesial.
Kapan Vinfast berencana menghadirkan model-model ini ke Indonesia?
Vinfast tidak ingin terburu-buru. Untuk segmen MPV tujuh penumpang yang diminati di Indonesia, seperti VF Limo Green, tidak menutup kemungkinan akan masuk, namun waktunya masih dalam tahap finalisasi.
Penulis: Mohammad Ryan Adriansyah
Editor: Tutus Subronto