all-wheel drivefour-wheel driveMobil 4WDMobil AWDNewsRepost #carmudisistem penggerakSumber informasi

Perbedaan Sistem Penggerak 4WD dan AWD yang Wajib Diketahui Sebelum Beli Mobil

Banyak orang belum menyadari bahwa sistem penggerak Four Wheel Drive (4WD) dan All Wheel Drive (AWD) memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Memahami perbedaan 4WD dan AWD sangat penting agar tidak salah memilih kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan, gaya berkendara, dan kondisi jalan yang sering dilalui.

Meski keduanya sama-sama termasuk sistem penggerak empat roda, cara kerja, penggunaan, hingga karakter berkendaranya sangat berbeda. Dalam artikel ini, akan dibahas secara singkat mengenai perbedaan antara 4WD dan AWD, mulai dari pengertian, cara kerja, hingga contoh model mobil yang mengadopsi masing-masing sistem penggerak tersebut.

Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan FWD, Sistem Penggerak Roda Populer Tak Ada yang Sempurna

Perbedaan 4WD dan AWD

AWD Subaru (Foto: Subaru)

Apa Itu Sistem Penggerak 4WD dan AWD?

Ketika memilih mobil yang sesuai dengan kebutuhan berkendara, salah satu keputusan terpenting adalah memilih apakah bersistem penggerak 4WD atau AWD. Sebelum mengambil keputusan, cari tahu dahulu apa itu sistem penggerak 4WD dan AWD?

Sistem penggerak 4WD atau umum juga dikenal dengan sebutan penggerak empat roda adalah sistem yang dirancang terutama untuk berkendara di luar jalan raya dan medan offroad. Sistem ini memberikan tenaga ke keempat roda secara bersamaan, memberikan kendaraan traksi dan kontrol yang lebih baik dalam kondisi medan jalan yang menantang.

Pada mobil 4WD, pengemudi biasanya harus mengaktifkan sistem penggerak empat roda secara manual. Selain itu, terdapat fitur tambahan berupa tuas transfer case, dengan pilihan mode H (2WD high range), 4L (low range), 4H (4WD high range) dan N (netral) yang memungkinkan kendaraan melibas tanjakan curam, lumpur, pasir, hingga bebatuan.

Test drive Suzuki Jimny 5 Pintu

Sementara penggerak semua roda, atau AWD, adalah sistem yang secara otomatis mendistribusikan daya atau tenaga ke keempat roda, memberikan traksi dan stabilitas yang lebih baik pada berbagai kondisi jalan.

Dalam kondisi normal, sebagian besar mobil AWD bekerja seperti mobil penggerak dua roda. Namun saat melewati jalan licin, basah, atau saat menikung, sistem AWD akan aktif tanpa disadari pengemudi.

Cara Kerja 4WD dan AWD

Sebagian besar mobil dengan sistem 4WD bekerja dengan memanfaatkan roda belakang dalam kondisi normal. Saat dibutuhkan traksi tambahan, pengemudi dapat mengaktifkan 4WD secara manual, yang mengunci poros depan dan belakang bersama-sama untuk memberikan tenaga yang sama ke keempat roda. Ini sangat berguna saat berkendara di permukaan jalan yang licin, tidak rata, atau non aspal.

Sedangkan cara kerja AWD terus memantau kondisi jalan dan traksi kendaraan. Dalam kondisi normal, sebagian besar tenaga dikirim ke roda depan atau belakang (tergantung kendaraan). Jika sistem mendeteksi selip, sistem secara otomatis mendistribusikan tenaga ke roda dengan cengkeraman terbaik, memastikan traksi optimal tanpa campur tangan dari pengemudi.

Tuas 4x4 Suzuki Jimny

(Foto: Carmudi/Mada Prastya)

Jenis 4WD dan AWD

Secara umum ada dua jenis utama sistem penggerak 4WD, yakni Part-Time dan Full-Time. 4WD Part-Time mengharuskan pengemudi untuk mengaktifkan 4WD secara manual saat dibutuhkan, sedangkan 4WD Full-Time selalu aktif dan secara otomatis menyesuaikan distribusi tenaga antara roda depan dan belakang saat kondisi medan jalan berubah.

Penggunaan terbaik untuk 4WD, seperti di luar jalan raya atau dalam kondisi medan yang sulit, seperti lumpur, atau bebatuan.

Pada sistem AWD terdapat dua konfigurasi, Full-Time dan On-Demand. Full-Time, selalu aktif, memberikan daya terus menerus ke keempat roda. On-Demand AWD beroperasi terutama dalam penggerak dua roda, tetapi secara otomatis mengaktifkan keempat roda ketika traksi tambahan dibutuhkan.

Sistem penggerak AWD ideal untuk pengemudi yang menghadapi berbagai kondisi cuaca, seperti hujan, atau situasi offroad ringan, tetapi terutama berkendara di jalan beraspal.

Jaecoo J7 AWD Diuji Off Road, Fitur Ini Jadi Penyelamat-3

(Foto: Carmudi/Mada Prastya)

Perbedaan Utama Antara 4WD dan AWD

Meskipun sistem 4WD dan AWD sama-sama menyalurkan tenaga ke keempat roda, cara kerjanya dan tujuan penggunaannya memiliki perbedaan.

  • Pengaktifan: Perbedaan utama sistem 4WD biasanya memerlukan pengaktifan manual oleh pengemudi, sedangkan sistem AWD otomatis dan tidak memerlukan campur tangan pengemudi.
  • Kesesuaian Medan: 4WD dirancang khusus untuk berkendara di luar jalan raya dan kondisi ekstrem, menawarkan traksi dan kontrol yang unggul di lingkungan tersebut. AWD, di sisi lain, lebih cocok untuk berkendara di jalan raya dengan penggunaan offroad ringan sesekali, menawarkan traksi yang lebih baik pada permukaan basah atau licin.
  • Jenis Kendaraan: 4WD umumnya ditemukan pada kendaraan berukuran besar dan mampu melewati medan offroad seperti pikap dan SUV, sedangkan AWD lebih sering digunakan pada sedan, crossover, dan SUV yang lebih kecil.
Perbedaan 4WD dan AWD

Sistem penggerak AWD (Foto: Continental)

Antara 4WD dan AWD Mana yang Tepat Dijadikan Pilihan?

Keputusan memilih mobil dengan sistem penggerak 4WD atau AWD sangat bergantung pada kebiasaan mengemudi dan kondisi medan jalan yang biasa dihadapi.

Pertimbangkan memilih sistem 4WD jika Carmudian sering berkendara di luar jalan raya atau di medan yang berat, dan membutuhkan kendaraan dengan kemampuan menarik beban.

Sementara jika memilih mobil dengan sistem penggerak AWD, jika Carmudian lebih banyak berkendara di jalan beraspal, tetapi menginginkan traksi ekstra dalam kondisi basah atau licin. Selain itu, lebih menyukai sistem yang beroperasi secara otomatis tanpa memerlukan pengaturan secara manual.

Contoh Mobil 4WD dan AWD di Pasaran

Untuk membantu memahami perbedaan 4WD dan AWD, berikut contoh mobil yang umum ditemui:

Mobil 4WD:

  • Toyota Land Cruiser
  • Toyota Fortuner (varian tertentu)
  • Mitsubishi Pajero Sport (varian tertentu)
  • Suzuki Jimny
  • Ford Ranger

Mobil AWD:

  • Subaru WRX
  • Hyundai Ioniq 5 N
  • Jaecoo J8
  • Chery Tiggo 8 CSH AWD.
Perbedaan 4WD dan AWD

Sistem penggerak 4WD (Foto: Continental)

Demikian penjelasan singkat mengenai perbedaan 4WD dan AWD. Semoga informasi ini dapat membantu dalam memahami karakteristik kedua sistem penggerak empat roda tersebut dan bisa membantu dalam membuat keputusan yang tepat saat memilih mobil.

Kesimpulan

Memahami perbedaan antara sistem penggerak 4WD dan AWD sangat penting untuk memilih mobil yang sesuai dengan kebutuhan berkendara Anda. Meskipun keduanya menggunakan penggerak empat roda, masing-masing memiliki tujuan dan cara kerja yang berbeda.

4WD dirancang untuk menghadapi medan berat dan offroad, memberikan traksi maksimal dalam kondisi ekstrem seperti lumpur, pasir, atau bebatuan. Di sisi lain, AWD lebih cocok untuk penggunaan harian di jalan raya, menawarkan traksi ekstra saat melaju di jalan basah atau licin tanpa memerlukan campur tangan pengemudi.

Pilihlah sistem penggerak sesuai dengan gaya berkendara dan kondisi jalan yang sering dihadapi. Jika Anda lebih sering berkendara di luar jalan raya atau medan ekstrem, sistem 4WD adalah pilihan yang tepat. Namun, jika perjalanan lebih banyak di jalan beraspal dan membutuhkan traksi lebih saat cuaca buruk, AWD adalah opsi yang ideal.

Dengan mengetahui perbedaan ini, Anda dapat membuat keputusan yang lebih tepat dan memilih kendaraan yang memberikan kenyamanan serta performa terbaik sesuai dengan kebutuhan.

FAQ

  • Apa perbedaan utama antara 4WD dan AWD?

Perbedaan utama antara 4WD dan AWD terletak pada pengaktifan sistem dan jenis medan yang dapat dilalui. 4WD membutuhkan pengaktifan manual oleh pengemudi dan lebih cocok untuk medan berat dan offroad. Sedangkan AWD bekerja secara otomatis tanpa perlu campur tangan pengemudi, lebih cocok untuk penggunaan sehari-hari di jalan raya dan kondisi cuaca buruk seperti hujan atau salju.

  • Apakah mobil AWD bisa digunakan untuk offroad?

Meskipun mobil dengan sistem AWD dapat melaju di medan offroad ringan, sistem ini tidak dirancang untuk menghadapi medan ekstrem, seperti 4WD. Jika Anda sering berkendara di medan berat, seperti lumpur atau bebatuan, lebih baik memilih mobil dengan sistem 4WD.

  • Mobil apa saja yang menggunakan sistem 4WD dan AWD?

Contoh mobil dengan sistem 4WD adalah Toyota Land Cruiser, Mitsubishi Pajero Sport (varian tertentu), dan Ford Ranger. Sementara mobil dengan sistem AWD termasuk Subaru WRX, Hyundai Ioniq 5 N, dan Chery Tiggo 8 CSH AWD.

  • Apakah 4WD cocok untuk kendaraan harian?

Mobil dengan sistem 4WD lebih cocok untuk kendaraan yang sering digunakan untuk offroad atau di medan berat. Meskipun bisa digunakan untuk berkendara sehari-hari, kendaraan 4WD biasanya memiliki konsumsi bahan bakar yang lebih tinggi. Kenyamanan berkendara yang lebih rendah dibandingkan dengan kendaraan AWD.

Penulis: Santo Sirait

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker