Hyundai Staria Facelift Sudah Meluncur, Tidak Ada Lagi Mesin Diesel

Seoul – Empat tahun setelah resmi diniagakan, Hyundai menyegarkan Multi Purpose Vehicle (MPV) mewah andalannya melalui Staria facelift. Pembaruan ini mencakup penyegaran di sektor eksterior dan interior, namun tanpa ada pilihan mesin diesel.
Hyundai Staria melakukan debut global di Korea Selatan pada 2021. Mengusung bentuk tubuh yang boxy, mobil ini tidak cuma dijual di negara asalnya, tapi juga di sejumlah negara, termasuk Indonesia.
Baca Juga: Hyundai Recall Ioniq 6 di Indonesia, Perbaikan Komponen Charging Door
Setelah bertahan dengan desain awal selama kurang dari lima tahun, akhirnya Hyundai menghadirkan Staria facelift sebagai model 2026. Seremonial peluncurannya telah dilakukan baru-baru ini.
Sebagai bagian dari penyegaran, sektor eksterior pada Staria terbaru kini mendapat DRL strip yang lebih ramping. Hyundai juga menyematkan logo ‘STARIA’ yang terukir di sisi DRL.
Gril-nya tampil baru dengan tambahan krom untuk varian tertentu. Desain grilnya membentuk garis-garis mirip seperti yang terdapat di Stargazer.
Beralih ke bagian interior, dasbor Staria facelift tampak lebih horizontal dan layar yang lebih persegi panjang, sekarang berukuran 12,3 inci, sebelumnya 10,25 inci. Sistem infotainment baru, lebih banyak tombol fisik dibandingkan tombol sentuh, lingkar setir baru dengan empat titik ala Ioniq, dan konsol tengah didesain ulang.
Model sebelumnya, ventilasi AC tengah ditempatkan di kedua sisi layar head unit, sekarang keduanya menyatu di bawah layar.
Tidak Lagi Menawarkan Mesin Diesel
Di Korea, Staria facelift akan memiliki mesin bensin turbo hybrid 1.6 liter dan mesin LPG 3.5 liter. Tidak ada lagi model dengan mesin turbodiesel 2.2 liter. Demikian seperti dikutip Carmudi dari Paultan, Senin (22/12/2025).
Kenyamanan berkendara dan NVH (Noise, Vibration, and Harshness) pada Staria terbaru diperkirakan lebih baik dibandingkan model sebelumnya. Hyundai telah merancang suspensi depan dengan koneksi yang lebih kaku antara bodi dan sub-frame, sementara bushing sub-frame yang baru meningkatkan respons terhadap guncangan jalan. Hal ini memungkinkan kontrol pergerakan bodi yang lebih stabil, terutama saat berkendara dengan kecepatan tinggi dan dalam kondisi jalan lurus.
Baca Juga: Hyundai Staria Listrik Berbagi Komponen dengan Ioniq 5, Rencana Debut 2026
Teknologi yang tersedia di mobil ini meliputi walk-away lock, digital key, dashcam depan dan belakang terintegrasi, multi-zone voice recognition dan ADAS standar, antara lain Forward Collision Avoidance Assist, Rear Side Collision Avoidance Assist, dan Lane Keep Assist.
Di Indonesia sendiri Hyundai Staria mulai diniagakan pada 20 Agustus 2021. Hadir dalam dua varian, Signature 7 dan Signature 9, keduanya sama-sama dibekali mesin diesel 2.200 cc yang menghasilkan tenaga 177 ps pada 3.800 rpm dan torsi sebesar 430 Nm pada rentang 1.500 hingga 2.500 rpm.
Per Desember 2025, harga Staria mulai Rp934,7 juta sampai Rp1,072,4 miliar.
Penulis: Santo Sirait



