Berkali-kali Ditampilkan, Ini Tanggapan Daihatsu Mengenai Kehadiran Ayla EV di Indonesia

Jakarta – Mobil konsep Daihatsu Ayla Electric Vehicle (EV) sempat dipamerkan di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022.
Setelah itu, Daihatsu menampilkan teaser mobil tersebut dalam video presentasi di acara seremoni pencapaian produksi sembilan juta unit mobil di Indonesia pada Agustus kemarin.
Lantas, apakah Ayla EV akan diluncurkan di Indonesia tahun ini?
Terkait hal tersebut, Sri Agung Handayani, Marketing Director and Corporate Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) enggan memberitahu.
Baca Juga: Beri Kejutan! Daihatsu Bawa Ayla EV Melantai di GIIAS 2022
“Ditunggu saja (kehadiran Ayla EV di Indonesia),” ucap dia singkat di sela acara peluncuran Daihatsu Rocky dan Gran Max Blind Van terbaru di Jakarta, Kamis (18/9/2025).
Sri menyampaikan bahwa pihaknya tengah melakukan studi terhadap konsumen di Indonesia, tepatnya first car buyer (pembeli mobil pertama) untuk memahami kebutuhan mereka.
“Daihatsu ingin berperan dalam menaikkan kontribusi motorisasi di Indonesia, berarti first car buyer. Kami tetap melakukan studi, sebenarnya mobil seperti apa yang dibutuhkan oleh mereka. Kami sudah lakukan ini ke 500 pengguna (mobil Daihatsu) dan 500 yang belum beli, kurang lebih seribu orang,” terang Sri.
Dari hasil studi ini, ia mengungkap para first car buyer di Indonesia tertarik membeli mobil listrik, namun ada beberapa hal yang menjadi kekhawatiran mereka untuk meminang mobil tersebut.
“Misalnya, mereka khawatir terhadap konsumsi listrik, ini satu. Yang kedua, mereka worry di jalan kena apa-apa. Mereka belum sampai ke sana levelnya. Mereka ingat daya beli itu ada dua, daya beli dan daya bayar,” jelas Sri.
Sri pun berharap nantinya seluruh kekhawatiran ini bisa diatasi para produsen kendaraan listrik dan jurnalis otomotif dalam mengembangkan ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air.
Baca Juga: Daihatsu Buka Pabrik Baru Lagi di Karawang Khusus Produksi Ayla-Agya dan EV
“Ini tugas kita sama-sama karena Indonesia punya mimpi nanti elektrifikasi di 2040, 2050 akan semakin baik. Mungkin perkembangan itu akan kita lihat, Daihatsu juga menuju ke sana. Beberapa tahun lagi, kita tidak hanya melihat fomo-fomo gitu ingin develop. Kami ingin first car buyer mudah untuk memilih kendaraannya, hidup mereka worry less,” pungkas dia.
Penulis: Nadya Andari
Editor: Santo Sirait


