China Bakal Adopsi Steer By Wire Tahun Depan

Beijing – China dipastikan akan merilis standar nasional baru untuk sistem kemudi kendaraan dengan menghilangkan sambungan mekanis menjadi steer by wire.
Pembaruan sistem ini mencakup persyaratan keselamatan hingga fungsi terperinci untuk sistem kemudi bertenaga listrik dan elektronik.
Dikutip dari Car News China, Kamis (4/12/2025), penyusunan standar ini nantinya akan melibatkan beberapa produsen kendaraan dan teknologi di China.
Beberapa di antaranya, seperti Nio, BAIC, XPeng, BYD, Geely, Xiaomi, Huawei, hingga perusahaan patungan, seperti Toyota dan Mercedes-Benz.
Partisipasi dari beragam produsen domestik dan internasional ini akan mencerminkan penerapan standar di berbagai jenis kendaraan dan arsitektur kemudi ke depannya.
Walaupun belum banyak yang mengadopsi teknologi steer by wire di China, namun sudah ada beberapa mobil yang menggunakan teknologi tersebut dan dijual secara resmi.
Baca juga: Lexus RZ 500e Meluncur di Indonesia, Bawa Teknologi Steer-by-Wire
Salah satunya adalah Infiniti Q50, IM L6, Nio ET9, dan Tesla Cybertruck.
Infiniti Q50 menggabungkan koneksi mekanis redundan, sementara Nio ET9 merupakan model produksi massal pertama di China yang menggunakan teknologi steer-by-wire penuh tanpa dukungan mekanis.
Standar baru ini menetapkan persyaratan keselamatan dan fungsionalitas untuk sistem kemudi tradisional maupun elektronik penuh.
Penggunaan teknologi steer by wire diharapkan dapat mengurangi kegagalan, termasuk kegagalan fungsi catu daya, kontrol transmisi, dan manajemen energi.
Akan ada juga alarm untuk sistem kemudi elektronik yang mencakup penanganan masalah penuaan dan kinerja baterai yang didukung dengan pemantauan manajemen energi secara real-time.
Para produsen kendaraan nantinya harus menyerahkan dokumentasi pendukung untuk keselamatan sistem kemudi elektronik yang tunduk pada peninjauan dan pengujian yang akan dilakukan secara acak.
Baca juga: Power Steering Rusak: Ciri-ciri, Penyebab, dan Cara Mencegahnya
Pembaruan ini juga akan menetapkan kerangka regulasi untuk kendaraan yang dilengkapi teknologi kemudi elektronik.
Dengan menghapus mandat hubungan mekanis dan menetapkan persyaratan fungsional dan keselamatan, standar ini mendukung perancangan, pengujian, dan penerapan sistem kemudi bertenaga listrik dan elektronik pada kendaraan domestik maupun impor.
Penulis: Rizen Panji
Editor: Santo Sirait



