Harga Shockbreaker Honda Beat Belakang, Pilih Ori, OEM, atau Aftermarket?

Banyak pemilik Honda Beat bertanya-tanya, berapa sih harga shockbreaker Honda Beat belakang terbaru?
Apakah harus beli yang original di bengkel resmi, atau cukup pakai versi aftermarket yang lebih ramah di kantong?
Honda Beat bisa dibilang sebagai motor sejuta umat di Indonesia. Mulai dari anak kuliahan, pekerja kantoran, sampai ibu-ibu rumah tangga, akrab dengan skutik mungil yang satu ini.
Alasannya simpel, yakni irit bensin, desain ramping, dan perawatan sangat gampang dilakukan di berbagai kota.
Tapi ada satu komponen yang sering bikin kepala pusing kalau sudah mulai bermasalah, yakni shockbreaker belakang.
Walaupun harga shockbreaker belakang untuk Honda Beat ini tergolong murah, tetapi saking banyak pilihan bisa membuat Anda bingung.
Baca juga: Harga Honda BeAT Deluxe 2022: Pilihan Motor Matik Stylish dengan Fitur Canggih
Pilihannya mulai dari ori, OEM, hingga aftermarket semua tersedia di berbagai bengkel offline maupun toko online.
Nah, di artikel ini kami akan membeberkan informasi mengenai harga shockbreaker belakang dari Honda Beat.
Ukuran Shockbreaker Belakang Honda Beat
Sebelum membahas mengenai harga dari shockbreaker belakang Honda Beat, ketahui dulu ukuran dari komponen tersebut.
Ukuran shockbreaker belakang Honda BeAT memiliki perbedaan antara generasi pertama yang dirilis pada tahun 2008 menggunakan karburator atau sering disebut Beat karbu.
Setelah era Beat Karbu, PT Astra Honda Motor (AHM) memperkenalkan Honda Beat generasi kedua pada tahun 2012, yang dikenal sebagai Honda Beat PGM-FI.
Hal ini lantaran sepeda motor ini sudah menggunakan sistem injeksi Programmed Fuel Injection (PGM-FI) yang lebih hemat bahan bakar.
Selain perubahan pada sistem mesin, beberapa komponen lainnya, termasuk shock belakang, juga mengalami penyesuaian, berikut rincian berdasarkan modelnya.
Honda Beat Karbu
Ukuran shock belakang: 300-350 mm.
Honda Beat Injeksi (PGM-FI)
Ukuran Beat FI CBS K25 (2012-2014) dan BeAT FI K25 (2012-2014): 325-330 mm.
Honda Beat eSP
Ukuran Beat POP eSP K61 (2014-2019) dan BeAT Sporty eSP K25G (2014-2016): 325-330 mm.
Honda Beat Injeksi Beat Street
Ukuran Honda Beat Injeksi Beat Street: 310-330 mm (tergantung model).
Honda Beat Injeksi Beat FI
Ukuran shockbreaker belakang Honda Beat Injeksi terbaru ini adalah 330 mm.
Dengan mengetahui ukuran shock belakang Beat sesuai tipe dan tahun, para pengguna motor bisa lebih mudah memilih dan mengganti komponen yang tepat agar performa motor tetap optimal.
Harga Shockbreaker Belakang Honda Beat
Lalu, berapa harga shockbreaker belakang dari Honda Beat? Jawabannya adalah sangat beragam sekali harganya.
Anda yang berjiwa mendang-mending tentu akan sangat merasa senang ketika mengetahui harga dari shockbreaker belakang Honda Beat ini.
Banderol yang ditawarkan bisa dibilang sangat murah, mulai dari Rp170 ribuan saja untuk kategori OEM.
Detail Harga Shockbreaker Original
- Honda Beat karbu 2008-2012, kode part 52400KVY961 – Rp276 ribu
- Honda Beat FI CBS 2012-2014, kode part 52400K25901 – Rp264 ribu
- Honda Beat Pop eSP 2014-2019, kode part 52400K61601 – Rp221 ribu
- Honda Beat eSP 2016-2020, kode part 52400K81N01 – Rp223 ribu
- Honda Beat eSP 2014-2020, kode part 52400K81N11 – Rp232 ribu
- Honda Beat FI CBS 2012-2014, kode part 52400K25902, Rp492 ribu
- Honda Beat FI 2012-2014, kode part 52400K25902, Rp492 ribu
- Honda Beat Pop eSP 2014-2019, kode part 52400K25902, Rp492 ribu
- Honda Beat Sporty 2014-2016, kode part 52400K25902, Rp492 ribu
- Honda Beat 2025, kode part 52400K0J305, Rp223 ribu
Harga yang tertera di atas kami dapatkan melalui situs resmi dari Astra Honda Motor dan juga Honda Cengkareng.
Perbedaan Harga Shockbreaker OEM
- Honda Beat FI Aspira, kode part H2-52400-K25-1700 – Rp173 ribu
List Harga Shockbreaker Aftermarket
- Honda Beat FI, Kayaba Zeto – Rp397 ribu
- Honda Beat FI, Kayaba Zeto – Rp437 ribu
- Honda Beat FI, Kayaba Zeto – Rp374 ribu
- Honda Beat FI, Kayaba Zeto – Rp388 ribu
- Honda Beat FI, Kayaba Zeto – Rp419 ribu
- Honda Beat FI, Kayaba Zeto – Rp382 ribu
- Honda Beat FI, Kayaba Zeto – Rp418 ribu
Jika dilihat sekilas, harga yang kami paparkan untuk shockbreaker Kayaba Zeto di atas terlihat mirip-mirip.
Hanya saja perbedaannya terdapat pada varian warna yang ditawarkan kepada konsumen di Tanah Air.
Banderol tersebut kami dapatkan dari situs resmi Astra Oto Shop yang menawarkan berbagai komponen suku cadang untuk Honda Beat.
Baca juga: Harga dan Cara Memasang Rumah Roller Honda BeAT
Jika bujet tersebut dirasa ‘masih terlalu murah’ dan Anda ingin yang lebih berkelas, Anda bisa mencari beberapa merek aftermarket papan atas.
Contohnya seperti Ohlins, Ride It, DBS, dan lain sebagainya yang umumnya harga spare part bisa mencapai jutaan rupiah.
Harga Shockbreaker Palsu
Kalau mau lebih murah lagi, ada shockbreaker KW alias versi tiruan. Harganya bisa sangat murah, mulai dari Rp100 ribuan saja.
Tapi, tentu saja ada risiko soal kualitas yang nggak terlalu awet, bantingan yang kadang keras banget, dan bisa bikin motor jadi tidak stabil.
Kalau hanya untuk pemakaian sementara, barang KW atau palsu masih bisa jadi opsi. Tapi untuk jangka panjang, mending pilih ori atau aftermarket berkualitas.
Setidaknya opsi barang palsu ini bisa menjadi penyelamat ketika Anda harus melakukan penggantian di kondisi cekak.
Tapi menurut kami, jangan sekali-kali membeli produk imitasi atau palsu karena sangat tidak terjamin kualitasnya.
Sebelum buru-buru keluar duit buat beli shockbreaker baru, ada baiknya kenali dulu tanda-tanda shockbreaker belakang Honda Beat mulai minta jatah ganti.
Kadang gejalanya muncul pelan-pelan, tapi kalau diabaikan bisa bikin motor makin nggak nyaman, bahkan berbahaya. Berikut ciri-cirinya:
Ciri-ciri Shockbreaker Rusak
Motor Terasa Keras Saat Melewati Jalan Jelek
Kalau shockbreaker masih sehat, biasanya guncangan saat lewat jalan rusak terasa lebih lembut.
Tapi kalau sudah rusak, motor bakal terasa keras banget. Setiap lewat polisi tidur atau lubang, rasanya kayak ditendang dari bawah.
Baca juga: 5 Merek Shockbreaker Matic, Ini Pilihannya
Boncenger pun biasanya langsung komplain karena pantatnya serasa lompat-lompat.
Ada Bunyi Kletek-Kletek atau “Jedug” dari Bagian Belakang
Suara aneh dari area belakang motor biasanya jadi sinyal kuat. Bunyi “jedug” muncul saat lewat jalan berlubang, atau “kletek-kletek” setiap motor dipacu kencang.
Ini karena komponen dalam shockbreaker sudah longgar atau per. Kadang juga disebabkan dudukan shock sudah nggak rapat. Kalau dibiarkan, suara ini bisa makin parah.
Oli Shockbreaker Bocor dan Terlihat Rembesan di Bagian Tabung
Shockbreaker Beat menggunakan oli di dalam tabungnya untuk meredam guncangan. Kalau seal atau peredam sudah aus, oli akan keluar dan terlihat basah di batang shock.
Begitu oli habis, fungsi shockbreaker hilang total.
Motor bakal terasa keras, bahkan lebih berbahaya saat lewat jalan menurun atau berbelok tajam.
Ban Belakang Cepat Aus
Banyak orang nggak sadar kalau shockbreaker yang rusak bisa bikin ban belakang cepat habis. Kenapa, karena suspensi nggak bekerja optimal, distribusi beban ke ban jadi nggak merata.
Akibatnya, ban aus sebelah atau permukaannya jadi tidak rata. Kalau ban sudah botak gara-gara shock, biaya yang keluar jadi dobel: ganti shockbreaker + ganti ban.
Motor Gampang Goyang Saat Menikung atau Dipakai Boncengan
Shockbreaker yang sehat bikin motor stabil, baik saat sendirian maupun boncengan. Tapi kalau sudah lemah, motor terasa goyang saat dipakai belok, terutama di kecepatan tinggi.
Baca juga: 6 Honda BeAT Modifikasi yang Paling Sering Ditemui di Jalanan
Begitu juga kalau bawa boncenger, bagian belakang terasa ambyar alias nggak stabil. Kalau sampai begini, risiko jatuh waktu menikung makin besar.
Motor Terasa “Melompat” Saat Melewati Polisi Tidur
Normalnya, shockbreaker akan menyerap benturan dari polisi tidur dan bikin motor kembali stabil dengan cepat.
Tapi kalau shock sudah rusak, motor justru terasa kayak melompat, bahkan bisa mantul dua sampai tiga kali.
Sensasi ini bikin nggak nyaman dan bisa bikin pengendara kehilangan kontrol.
Bagian Bawah Motor Sering Nyangkut ke Aspal atau Polisi Tidur
Shockbreaker yang sudah lemah membuat jarak main suspensi berkurang. Akibatnya, bagian bawah seperti standar tengah atau knalpot lebih gampang nyangkut saat lewat polisi tidur tinggi.
Kalau sudah sering begini, berarti shockbreaker sudah nggak kuat menahan beban.
Posisi Belakang Motor Jadi “Ambruk”
Salah satu tanda visual yang bisa dilihat langsung adalah posisi motor. Kalau shockbreaker masih oke, bagian belakang motor terlihat proporsional.
Tapi kalau sudah lemah, posisi belakang motor jadi terlihat lebih rendah atau “ambruk”. Ini jelas bikin handling berubah dan nggak nyaman lagi dipakai.
Kesimpulan
Harga shockbreaker belakang untuk Honda Beat bisa dibilang sangatlah terjangkau untuk dibeli dengan ketersediaan di pasaran juga sangat banyak.
Tidak sulit untuk bisa menemukan shockbreaker ini di berbagai bengkel sepeda motor terdekat karena populasi motor ini juga banyak.
Sekarang tinggal Anda menjatuhkan pilihan nih, mau beli kelas yang mana untuk komponen suspensi belakang ini, ya.
FAQ
Berapa harga shockbreaker belakang Honda Beat original (ori)?
Harga shockbreaker ori Honda Beat berkisar antara Rp221 ribu sampai Rp492 ribu, tergantung tipe dan tahun produksi.
Harga ini diambil dari situs resmi Astra Honda Motor dan Honda Cengkareng.
Apa perbedaan shockbreaker ori, OEM, dan aftermarket?
Ori (Honda Genuine Part/HGP): produk asli bawaan pabrikan Honda, kualitas terjamin dan sesuai standar motor.
OEM (Original Equipment Manufacturer): diproduksi oleh vendor resmi seperti Aspira, harganya lebih murah, tapi tetap sesuai standar Honda.
Aftermarket: buatan produsen lain seperti Kayaba, YSS, atau Ohlins. Banyak pilihan desain dan performa, tapi harganya bervariasi dari murah sampai jutaan.
Berapa harga shockbreaker Honda Beat belakang OEM?
Shockbreaker Honda Beat belakang versi OEM seperti Aspira dibanderol mulai Rp173 ribuan saja.
Berapa harga shockbreaker Honda Beat aftermarket?
Shockbreaker aftermarket punya rentang harga yang luas:
Kayaba Zeto: Rp374 ribu – Rp437 ribu (tergantung warna dan varian).
Aftermarket premium seperti Ohlins, Ride It, DBS bisa tembus jutaan rupiah.
Apakah ada shockbreaker KW atau palsu untuk Honda Beat?
Ada, bahkan harganya sangat murah, mulai dari Rp100 ribuan. Tapi kualitasnya tidak terjamin, cepat rusak, keras, dan bisa mengganggu stabilitas motor.
Untuk pemakaian jangka panjang sebaiknya dihindari.
Bagaimana cara mengetahui ukuran shockbreaker belakang Honda Beat sesuai tipe?
- Beat Karbu (2008-2012): 300–350 mm.
- Beat FI CBS K25 (2012-2014): 325–330 mm.
- Beat POP eSP (2014-2019) & Beat Sporty eSP (2014-2016): 325–330 mm.
- Beat Street: 310–330 mm (tergantung model).
- Beat FI Injeksi terbaru: 330 mm.
Penulis: Rizen Panji
Editor: Tutus Subronto







