BeritaBerita otomotifkomstirKomstir MotorNewsperawatan motorRepost #carmudiSepeda motorTips Otomotif

Komstir Motor: Fungsi, Gejala Kerusakan, dan Cara Perawatannya

Saat berkendara, kenyamanan dan kestabilan setang motor sangat bergantung pada kondisi komstir.

Komponen ini sering kali kurang diperhatikan padahal perannya sangat vital dalam sistem kemudi.

Tukar Tambah Motor Bekas

(Foto: Lind Group)

Jika komstir bermasalah, setang bisa terasa berat, goyang, atau bahkan sulit dikendalikan yang tentu saja berbahaya bagi pengendara.

Dalam ulasan kali ini, Carmudi akan membahas lebih dalam tentang fungsi komstir, tanda-tanda kerusakan, serta cara merawatnya agar tetap dalam kondisi optimal.

Dengan pemahaman yang baik, pengendara bisa lebih waspada terhadap masalah komstir dan menjaga performa motor tetap prima.

Baca juga: Ganti Jok Motor Penting Buat Mudik, Perhatikan Tips Ini

Fungsi Komstir Motor

Komstir adalah komponen penting dalam sistem kemudi motor yang berfungsi sebagai penghubung antara setang dengan garpu depan.

Komponen ini memungkinkan pergerakan setang menjadi halus dan terkendali.

Berikut beberapa fungsi utama komstir motor:

  • Mengontrol Arah Kemudi

Komstir berperan sebagai poros utama dalam sistem kemudi motor.

Komponen ini memastikan setang bisa berputar dengan lancar ke kiri atau kanan sehingga pengendara dapat mengendalikan arah motor dengan mudah.

Jika komstir bermasalah, pergerakan setang bisa terasa berat atau tersendat, yang tentu akan mengganggu kenyamanan dan keselamatan berkendara.

  • Menjaga Keseimbangan Motor

Selain mengontrol arah, komstir juga berfungsi menjaga keseimbangan motor saat melaju terutama pada kecepatan tinggi atau saat bermanuver di tikungan.

Komstir yang masih dalam kondisi baik akan membuat motor tetap stabil dan tidak mudah oleng sehingga pengendara lebih percaya diri saat berkendara.

  • Meredam Getaran dari Jalanan

Jalanan yang tidak rata atau berlubang dapat menyebabkan getaran pada setang motor.

Komstir membantu menyerap sebagian getaran tersebut, sehingga pengendara tetap merasa nyaman saat menggenggam setang.

Jika komstir mengalami aus atau kurang pelumasan, getaran dari jalan akan lebih terasa dan bisa membuat kontrol terhadap motor menjadi lebih sulit.

  • Mencegah Setang Terasa Berat atau Oblak

Komstir yang masih dalam kondisi baik memungkinkan setang bergerak dengan ringan dan presisi.

Sebaliknya, komstir yang sudah aus atau kendor bisa membuat setang terasa berat saat dibelokkan atau malah terasa oblak saat berjalan lurus.

Masalah ini bisa sangat mengganggu terutama saat berkendara di jalanan padat yang membutuhkan manuver cepat.

  • Meningkatkan Keamanan dan Kenyamanan Berkendara

Dengan komstir yang berfungsi optimal, pengendalian motor menjadi lebih mudah dan responsif.

Hal ini tentu meningkatkan keselamatan karena motor bisa lebih stabil dan tidak membahayakan pengendara maupun pengguna jalan lainnya.

Oleh karena itu, penting untuk melakukan perawatan komstir secara rutin agar tetap dalam kondisi prima.

Jika komstir mulai terasa bermasalah, segera lakukan pengecekan atau penggantian sebelum mempengaruhi keselamatan saat berkendara.

Komstir Motor

(Foto: Motorcycle Cruiser)

Ciri-Ciri Komstir Motor Bermasalah

Komstir yang bermasalah dapat mengganggu kenyamanan dan keamanan berkendara.

Jika dibiarkan maka masalah ini bisa memperburuk kendali motor dan berisiko menyebabkan kecelakaan.

Berikut adalah beberapa ciri-ciri komstir motor yang mulai bermasalah.

  • Setang Terasa Berat Saat Dibalikkan

Salah satu tanda paling umum dari komstir yang bermasalah adalah setang terasa lebih berat saat dibelokkan.

Hal ini bisa terjadi karena grease atau pelumas komstir sudah mengering atau adanya gesekan berlebih akibat bearing yang aus.

Jika dibiarkan maka pengendara akan kesulitan melakukan manuver, terutama saat berbelok atau memutar arah.

  • Setang Terasa Seret atau Tidak Lancar

Komstir yang bermasalah juga bisa membuat setang terasa seret atau tersendat saat digerakkan.

Biasanya hal ini terjadi karena kotoran atau karat yang menumpuk pada bagian bearing.

Jika tidak segera diperbaiki maka pergerakan setang bisa semakin kaku dan mengganggu kendali motor.

  • Setang Terasa Oblak atau Goyang

Jika komstir sudah mulai longgar atau rusak, setang akan terasa oblak atau goyang, terutama saat melewati jalan yang tidak rata.

Kondisi ini bisa sangat berbahaya karena dapat mengurangi kestabilan motor saat melaju dengan kecepatan tinggi.

  • Muncul Bunyi Mengganggu di Bagian Depan

Suara aneh seperti “kletek-kletek” dari bagian setang atau garpu depan bisa menjadi tanda komstir yang kendur atau mengalami keausan.

Bunyi ini biasanya muncul saat melewati jalan berlubang atau polisi tidur.

Jika suara ini mulai terdengar, sebaiknya segera lakukan pengecekan sebelum masalah makin parah.

  • Getaran Berlebih di Setang Saat Berkendara

Getaran yang tidak normal pada setang saat motor berjalan bisa disebabkan oleh komstir yang aus atau bearing yang sudah tidak berfungsi dengan baik.

Jika masalah ini terjadi, motor bisa terasa kurang stabil, terutama saat melewati jalan bergelombang atau berkendara dengan kecepatan tinggi.

Jika motor mulai menunjukkan ciri-ciri di atas, sebaiknya segera lakukan pengecekan dan servis komstir.

Perbaikan sejak dini akan mencegah kerusakan lebih lanjut dan menjaga keamanan serta kenyamanan berkendara.

Komstir Motor

(Foto: Hobbyist Mechanic)

Cara Merawat Komstir Motor agar Tetap Optimal

Perawatan terhadap komstir motor sangat disarankan agar kondisinya selalu optimal.

Berikut ini beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk itu:

  • Melakukan Pelumasan Secara Berkala

Pelumas atau grease pada komstir berfungsi untuk mengurangi gesekan antara bearing dan komponen lainnya.

Seiring waktu, grease bisa mengering atau kotor akibat debu dan air.

Oleh karena itu, lakukan pelumasan ulang setiap 5.000 – 10.000 km atau saat servis berkala untuk memastikan komstir tetap bekerja dengan lancar.

  • Mengecek Kekencangan Mur Komstir

Mur pengunci komstir harus dalam kondisi kencang, tetapi tidak terlalu ketat.

Jika terlalu longgar, setang bisa terasa oblak atau goyang. Sebaliknya, jika terlalu kencang, setang bisa terasa berat dan sulit dikendalikan.

Pastikan mur dikencangkan dengan torsi yang sesuai agar komstir tetap stabil.

  • Membersihkan Bearing dan Rumah Bearing

Kotoran atau karat pada bearing dan rumah bearing bisa menyebabkan komstir terasa seret atau berbunyi.

Saat melakukan servis, bersihkan kedua bagian ini dengan cairan pembersih khusus, lalu keringkan dan beri pelumas baru agar tetap awet.

Jika bearing sudah aus atau rusak, segera ganti dengan yang baru.

  • Menghindari Jalan Rusak atau Lubang Secara Berlebihan

Guncangan keras akibat menghantam lubang atau polisi tidur dengan kecepatan tinggi bisa mempercepat keausan komstir.

Usahakan menghindari jalan yang terlalu rusak atau turunkan kecepatan saat melewati jalan yang tidak rata untuk mengurangi tekanan berlebih pada komstir.

  • Melakukan Pemeriksaan Rutin di Bengkel

Meskipun bisa dicek sendiri, pemeriksaan komstir sebaiknya dilakukan oleh mekanik di bengkel resmi atau bengkel terpercaya.

Biasanya mekanik akan mengecek kekencangan, melumasi ulang, dan memastikan semua komponen komstir dalam kondisi baik.

Dengan melakukan perawatan secara rutin, komstir motor bisa tetap awet dan bekerja dengan optimal.

Jika mulai terasa ada gejala seperti setang berat atau oblak, segera lakukan pengecekan agar masalah tidak semakin parah.

Setang Proguard Vixion

Kesimpulan

Komstir kerap luput dari perhatian pemilik motor padahal fungsinya sangat penting.

Perawatan rutin dan perbaikan sangat dibutuhkan agar sistem kemudi tetap bekerja secara optimal.

Komstir yang dibiarkan begitu saja terlebih jika kondisinya sudah rusak mengganggu kenyamanan berkendara dan keselamatan.

FAQ

Selanjutnya mari simak beberapa pertanyaan yang beredar di internet tentang topik serupa.

  • Apa Itu Komstir pada Motor?

Komstir adalah komponen penting dalam sistem kemudi motor yang berfungsi sebagai penghubung antara setang dengan garpu depan.

  • Apa Efek Jika Komstir Motor Rusak?

Efek komstir motor rusak di antaranya gerakan setang menjadi berat sehingga pengendara bakal kesulitan dalam menjaga keseimbangan.

  • Apa Bedanya Kostir dan Bearing?

Bearing atau yang juga biasa disebut laher merupakan bagian dari dari komstir itu sendir yang biasanya berbentuk bulat seperti bola.

Baca juga: Fungsi, Cara Kerja, Perawatan Seputar Roller Motor Matic

Penulis: Mada Prastya
Editor: Dimas

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker