Lebih Dekat dengan Eksterior Jetour T2

Tangerang — PT Jetour Motor Indonesia (JMI) mengedepankan Jetour T2 dalam Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025.
Ini bukan cuma jadi momen perkenalan di pasar Tanah Air, tapi juga debut global pertama untuk versi setir kanan mobil ini.
Secara tampilan, T2 hadir dengan desain yang langsung mencuri perhatian. Bentuknya boxy, khas SUV petualang dengan bodi yang tegas dan berotot.
Sekilas desainnya seperti gabungan antara mobil offroad klasik dan sentuhan modern yang bikin cocok dibawa ke alam terbuka ataupun jalanan kota.
“Jetour T2 adalah manifestasi sempurna dari filosofi global khas Jetour, yaitu Travel+. Kami merancang setiap produk dengan visi mobilitas yang melampaui batasan geografis maupun emosional, memberikan kebebasan eksplorasi sejati,” ujar Moch Ranggy Radiansyah, Marketing Director JMI, Jumat (25/7/2025).
Baca juga: Diskon Rp39 Juta, Jetour Targetkan 250 Unit Mobil Terjual di GIIAS 2025
Bagian depannya dilengkapi gril besar dengan tampilan yang kuat, sementara lampu utama punya desain kotak yang simpel, namun terkesan solid.
Teknologi penerangan T2 sudah pakai lampu LED dengan DRL yang tersusun di empat sisi.
Cahaya lampunya diklaim bisa menjangkau hingga 200 meter dan punya lebar pencahayaan sekitar 38 meter, cocok buat kondisi hujan atau berkabut.
Di bagian samping, mobil ini punya garis bodi lurus yang mempertegas bentuk kotaknya. Jendela-jendelanya juga dibuat bersudut, makin menegaskan gaya rugged khas SUV.
Dimensi Jetour T2
Dimensinya cukup besar, panjang 4.785 mm, lebar 2.006 mm, tinggi 1.880 mm, dan jarak sumbu roda 2.800 mm. Ukuran ini bikin Jetour T2 terasa proporsional sebagai SUV kelas menengah-atas.
Bagian belakang mobil juga punya tampilan yang menarik. Lampu belakang model lurus menyambung di pintu bagasi, memberi kesan modern tapi tetap sporty.
Tambahan aksen hitam di bodi, termasuk strip anti-gesek dan kotak gantung di sisi samping, bikin tampilannya makin siap diajak ke medan yang lebih berat.
Meskipun tampil gagah, Jetour T2 juga memperhatikan efisiensi. Bahan yang dipakai di bodinya dirancang agar tetap ringan dan hemat bahan bakar, jadi masih nyaman dipakai harian atau perjalanan jauh.
“Lebih istimewa lagi karena Indonesia menjadi negara pertama yang memperkenalkan Jetour T2 versi setir kanan. Bagi kami ini adalah sebuah pencapaian penting dalam ekspansi global Jetour yang menegaskan komitmen terhadap kebutuhan pasar Asia Tenggara,” tambah Ranggy.
Baca juga: Jetour Masih Tentukan Harga untuk Mobil Listrik X20e
Penulis: Mada Prastya
Editor: Santo Sirait



