Mengunjungi Honda Collection Hall di Motegi, Pamerkan Koleksi Kendaraan Penuh Nostalgia

Motegi — Honda Collection Hall adalah museum resmi Honda Motor Co., Ltd. yang menampilkan perjalanan sejarah, inovasi, dan semangat manusia di balik kesuksesan Honda sejak 1948.
Museum ini diresmikan pada Maret 1998 di kawasan Mobility Resort Motegi, Tochigi, Jepang. Pembangunannya bertujuan memperingati ulang tahun ke-50 Honda Motor Co., Ltd. dan menjadi simbol filosofi “The Power of Dreams”.
Baca juga: Pecah! Honda Culture Indonesia Vol.2 Makin Meriah
Museum ini menampilkan karya-karya Honda yang telah membentuk dunia mobilitas, motorsport, dan teknologi.
Setelah menjalani renovasi besar, museum dibuka kembali pada 1 Maret 2024 dengan konsep baru bertajuk “Story Exhibits”. Konsep ini menampilkan kisah manusia, teknologi, dan semangat di balik setiap pencapaian Honda.
Tim Carmudi sendiri berkesempatan untuk mengunjungi langsung tempat ini pada awal November 2025 lalu.
Menelusuri Garis Waktu Inovasi Honda
Visi Soichiro Honda, pendiri perusahaan, diwujudkan agar inovasi dan semangat tantangan Honda dapat terus menginspirasi generasi berikutnya.
Melalui pameran yang terbagi berdasarkan era dan tema, pengunjung dapat melihat bagaimana Honda berkembang dari bengkel kecil di Hamamatsu menjadi perusahaan mobilitas global yang menghadirkan beragam inovasi, mulai dari mobil dan sepeda motor hingga pesawat dan robot.
Saat ini, Honda Collection Hall menampilkan sekitar 150 sampai 170 kendaraan dan produk bersejarah, termasuk sepeda motor, mobil, mobil balap, hingga produk daya (power products). Semua koleksi istimewa tersebut dipastikan masih dalam kondisi operasional.
Pameran utama di Honda Collection Hall dibagi ke dalam empat Chapter yang menggambarkan perjalanan dan evolusi teknologi Honda:
Chapter 01 menggambarkan masa awal berdirinya Honda. Di lantai ini dipamerkan simbol awal Challenging Spirit Honda, yaitu Honda Curtiss Special (1936), mobil balap buatan tangan Soichiro Honda.
Selain itu, ada Honda Type A (1947) yang merupakan sepeda motor pertama Honda, dan Honda S500 (1963), mobil sport pertama produksi massal Honda.
Chapter 02 menunjukkan periode inovasi dan ekspansi global. Produk unggulan di periode ini termasuk Honda Civic (1972) yang revolusioner dengan mesin CVCC yang memenuhi standar emisi.
Bagian ini juga menampilkan Honda RA272 (1965), mobil Formula 1 pertama dari Jepang yang meraih kemenangan Grand Prix di Meksiko.
Chapter 03 menggambarkan era kejayaan performa dan motorsport. Bagian ini menampilkan mobil Formula 1 paling dominan, McLaren-Honda MP4/4 (1988), yang dikendarai Ayrton Senna dan Alain Prost.
Selain itu, ada supercar pertama Honda, Honda NSX (1990), dan roadster sport dua kursi, Honda S2000 (1999).
Chapter 04 menampilkan langkah Honda menuju era elektrifikasi dan mobilitas masa depan. Di lantai ini dipamerkan mobil city car global Honda Fit (2001), kendaraan fuel cell berbahan bakar hidrogen pertama produksi massal, Honda FCX Clarity (2008) , hingga pesawat jet ringan pertama produksi Honda, HondaJet HA-420.
Keunikan Museum yang Menghidupkan Semangat
Honda Collection Hall memiliki beberapa keunikan. Salah satunya adalah instalasi “Lingkaran Mimpi” di pintu masuk yang melambangkan lingkaran tak berujung antara impian dan pencapaian, konsep inti dari filosofi Honda.
Keunikan lain yang membedakan dari museum otomotif lain adalah semua kendaraan di sini berfungsi penuh. Tim mekanik melakukan perawatan rutin agar kendaraan tersebut bisa ikut dalam acara Motegi Collection Run, di mana mobil dan motor klasik benar-benar dikendarai di sirkuit.
Museum ini juga menghadirkan replika bengkel pertama Soichiro Honda di Hamamatsu, menampilkan meja kerja kayu dan alat asli yang digunakan saat ia membuat piston pertamanya.
Selain itu, pengunjung dapat melihat robot generasi awal Honda dari P-series hingga ASIMO, yang menampilkan dokumentasi pengembangan selama lebih dari 20 tahun.
Baca juga: HPM Buka Suara Soal Mobil Kamuflase, Honda Super-ONE?
Penulis: Mada Prastya
Editor: Santo Sirait



