Mobil Konsep i2C Diperkenalkan di GIIAS 2025, Siap Diproduksi 2027

Tangerang – PT Teknologi Militer Indonesia (TMI) memperkenalkan sebuah mobil konsep yang dinamakan i2C (Indonesian Indigenous Car) di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025.
Mobil tersebut hadir secara perdana di pameran tersebut dalam bentuk clay dengan skala 1:1 untuk memberikan gambaran tentang arah desain yang akan dikembangkan lebih lanjut.
Adapun desain i2C hasil kerja sama tim TMI dengan Italdesign yang merupakan studio desain otomotif asal Italia. Keduanya menggabungkan identitas lokal dengan standar internasional untuk menciptakan mobil tersebut yang relevan secara global.
Baca Juga: 5 Mobil Konsep Berteknologi Canggih akan Muncul Sebentar Lagi
“Kolaborasi ini adalah langkah penting bagi kami untuk menunjukkan potensi kami di bidang otomotif dan bagaimana visi Presiden Prabowo terhadap kemandirian bangsa Indonesia dapat diterjemahkan dalam sebuah karya nyata,” ujar Harsusanto, CEO TMI di ICE BSD, Tangerang, Rabu (23/7/2025).
Pada eksterior bagian depan, desain i2C mengusung elemen burung Garuda yang menjadi simbol kekuatan, kebijaksanaan, serta kedaulatan dan motif batik halus yang merupakan identitas seni Indonesia untuk menciptakan visual khas dan kontemporer.
Selain itu, juga terlihat siluet angka delapan pada lampu depan yang merupakan bulan kemerdekaan Indonesia (bulan Agustus). Siluet tersebut diklaim mampu memberikan identitas Indonesia yang kuat dan kesan siap bertualang.
Interior mobil ini sendiri akan dirancang dengan garis-garis yang menyiratkan keteraturan fungsional dengan sedikit sentuhan yang dapat menghadirkan pengalaman berkendara premium bagi pengguna.
Harsusanto berharap para pengunjung GIIAS 2025 dapat memberikan masukan terhadap i2C sebelum diperkenalkan versi lengkapnya pada 2026.
“Setelah melalui tahap pengembangan desain dan evaluasi lebih lanjut, kami berencana memperkenalkan versi lengkap mobil konsep ini di pameran otomotif tahun depan,” ungkap dia.
Rencana Diproduksi 2027
Harsusanto juga memberitahukan bahwa i2C direncanakan diproduksi pada 2027.
Baca Juga: 7 Merek Mobil Buatan Indonesia, Tidak Banyak yang Tahu
“Rencananya mobil ini kami produksi pada akhir 2027 atau awal 2028,” terang dia.
Mengenai harga, ia belum bisa memberitahukan. Namun, ia menyebut i2C akan dibanderol di bawah Rp500 juta.
Mobil tersebut juga rencananya akan disematkan berbagai fitur, seperti sensor dan AI, termasuk pemantauan kondisi mobil secara real time.
Penulis: Nadya Andari
Editor: Santo Sirait



