DRIVER

Tua-Tua Keladi, SUV Bekas Bisa Dibeli Bermodal Rp50 Jutaan

SUV bekas dengan harga kisaran antara Rp45-55 juta masih menjadi pilihan utama kebanyakan masyarakat di Indonesia. Salah satu hal yang menjadi pertimbangan yakni karena harga mobil baru saat ini terus naik.

Bermodal uang segitu, Anda sebenarnya bisa tetap punya mobil tangguh. Banyak model dan merek SUV keluaran lama yang dijual di rentang harga Rp50 jutaan. Sekalipun cukup uzur, kemampuannya di medan off road tidak bisa dianggap remeh. Tua-tua keladi.

Baca juga:
Sedan Lawas Legendaris, Diburu Karena Kesan Retro
Ngeri, Tenaga Mesin Toyota Kijang Innova Ini Setara Nissan GT-R!

Beberapa ubahan teknis membuat SUV bekas kian perkasa melahap jalur yang sulit. Desainnya yang gagah dan tangguh secara langsung mengesankan tampilan macho dan perkasa bagi si pengemudi. Berikut ini daftar SUV Rp50 jutaan yang bisa Anda pilih.

Daihatsu Feroza

suv bekas
Daihatsu Feroza

SUV ini beredar dalam kurun waktu 1993 sampai dengan 1999. Penampilannya yang mirip Daihatsu Taft dan Rocky, membuat mobil lansiran Daihatsu ini digemari oleh kalangan anak-anak muda di zamannya. Bedanya, Feroza tidak dirancang dengan kemampuan off road sebaik dua saudara tuanya itu.

Ini karena Feroza hadir dengan sistem penggerah roda belakang. Untuk medan offroad ringan sih, masih bisa dilahap dengan mudah oleh SUV kotak ini. Ini membuat Daihatsu feroza mendapat julukan jip banci.

Daihatsu Feroza hadir dalam tiga generasi. Antara kurun waktu 1993 hingga 1996, jadi era Daihatsu Feroza standar. Daihatsu kemudian merilis Feroza Special Edition yang beredar pada 1996 sampai 1998. Terakhir adalah Feroza G2 yang diproduksi antara 1996 sampai 1999.

 

 

Seluruh variannya mengusung mesin bertipe HD-C dengan kapasitas 1.6 liter, 4 silinder segaris, 16 katup SOHC, berbahan bakar bensin, dan berpendingin air. Transmisinya juga hanya tersedia versi manual 5-percepatan.

Feroza tipe standar dan Special Edition, tenaga maksimal yang dihasilkan sebesar 96.3 PS pada 5.700 rpm dan torsinya mencapai 13.1 kgm pada 4.800 rpm. Feroz G2, tenaga maksimalnya mencapai 87.5 PS pada 6.000 rpm dan torsi maksimalnya mencapai 12.9 kgm pada 3.600 rpm.

Chevrolet Trooper

suv bekas
Chevrolet Trooper

Mobil produksi pabrikan Amerika Serikat terkenal tangguh, Chevrolet Trooper salah satunya. SUV ini diproduksi antara kurun waktu 1981 hingga 2005. Dengan modal sekitar Rp50 jutaan, Anda bisa membawa pulang Trooper generasi pertama, antara 1981-1991.

Trooper merupakan produk hasil kolaborasi antara Chevrolet dengan Isuzu. Produksinya dilakukan oleh Chevrolet, tapi menggunakan mesin lansiran Isuzu. Chevrolet Trooper generasi pertama dibekali mesin diesel dengan kapasitas silinder 2.000 cc dengan transmisi manual 5 kecepatan.

Trooper hadir dalam versi 3 pintu dan 5 pintu, dengan kapasitas hingga 7 orang penumpang. Kabin besar ini cukup fleksibel. Dengan model susunan jok tiga baris, biasanya kursi baris ketiga dicopot untuk dijadikan bagasi.

Chevrolet Trooper tangguh untuk melibas segala medan, karena dibekali dengan sistem penggerak empat roda (4WD). Hebatnya, Trooper cukup menggunakan sistem penggerak roda belakang jika melewati jalanan beraspal. Saat dibutuhkan melibas medan off road, sistem penggerak keempat rodanya bisa diandalkan.

Suzuki Katana

suv bekas
Suzuki Katana

Suksesor keluarga Jimny di Indonesia ini sudah tidak diragukan lagi kemampuannya di medan offroad. SUV ini terkenal sebagai mobil yang irit bahan bakar, karena kapasitas mesinnya yang kecil. Setidaknya, SUV bekas ini bisa dibeli dengan duit Rp50 jutaan.

Memang, Katana kurang mumpuni dipacu pada kecepatan tinggi. Kinerja mesin 1000 cc tersebut sebenarnya handal untuk melewati tanjakan karena gear rasio mobil ini yang mendukung.

Suzuki merancang Katana dengan struktur bodi yang kokoh, sehingga cocok digunakan di segala medan. Untuk kaki-kakinya memakai steering ball nut, dengan supensi yang dicangkok pada bagian depan dan belakang menggunakan leaf spring.

Awalnya Suzuki Katana memiliki 2 pilihan penggerak roda, yakni yang 4 roda (4×4) dan 2 roda (4×2). Seiring waktu, penggerak 2 roda lebih banyak terjual di pasaran. Ini membuat Suzuki kemudian hanya mengeluarkan yang berpenggerak 2 roda belakang saja (RWD).

Opel Blazer

suv bekas
Opel Blazer

SUV yang satu ini kerap menghiasi layar lebar sebagai mobil dinas FBI atau CIA. Blazer sendiri merupakan karya hasil kolaborasi antara GM (Chevrolet dan Holden) lalu Opel. Opel Blazer hadir di Indonesia dalam empat varian yakni Blazer DOHC lansiran 1996, Blazer DOHC LT (Luxury Touring) produksi 1997. Blazer 16V DOHC LT, dan Blazer Montera hadir pada 1999 sampai 2002.

Pengerjaan desain, mulai dari eksterior hingga interiornya dilakukan oleh Chevrolet. Untuk urusan dapur pacunya, digunakan mesin bensin berkapasitas 2.200 cc yang diserahkan pada Holden. Opel sebagai salah satu merek naungan General Motors kemudian menjualnya ke pasar Eropa dan membawa ke Indonesia.

Opel Blazer dirancang sebagai SUV dengan keamanan, kenyamanan, dan kemewahan yang lebih di kelasnya. Oleh karena itu, Blazer disematkan dua lapis baja pada bagian bodinya. Hal tersebut membuat bobot SUV bekas ini mencapai lebih dari 2 ton.

GM meminta Holden untuk produksi mesin 2.200 cc Multi Port Fuel Injection sebagai penghasil tenaga Blazer. Kapasitas mesin tersebut sebenarnya cukup kompetitif dan irit bahan bakar.

Tags

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker