Aion UTBeritaGAC Indonesiamobil listrikNewsPT National AssemblersRepost #carmudi

Aion UT Masuk Tahap Percobaan Produksi, Diuji di Berbagai Kondisi Jalan

Jakarta – Aion UT telah memasuki tahap percobaan produksi. Ini merupakan bagian dari persiapan menuju produksi massal untuk model hatchback listrik pertama GAC Indonesia.

Percobaan produksinya sendiri dilakukan di fasilitas perakitan kendaraan milik PT National Assemblers (bagian Indomobil Group) yang berada di Cikampek, Jawa Barat.

Baca Juga: Aion UT Sudah Terpesan Lebih dari 2.500 SPK, Pengiriman Pertama Oktober

Aion UT dipamerkan di GIIAS 2025 (Foto: Santo/Carmudi)

“Aion UT kami sudah start melakukan trial production di bulan ini. Jadi kendaraan ini sudah ada di Cikampek,” ungkap Andry Ciu, CEO GAC Indonesia di sela acara pengumuman harga Aion UT di Jakarta, Rabu (10/9/2025).

Pada tahap ini, Aion UT yang diproduksi akan menjalani serangkaian pengujian, termasuk uji jalan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kualitas serta kenyamanan UT bagi penggunanya dengan mempertimbangkan berbagai kondisi jalan di Indonesia yang bervariasi.

“Sebagai brand yang sangat memerhatikan kualitas dan keamanan kami sudah mendapat gelar sebagai brand China nomor 1 di China pada 2024 dan kami juga memerhatikan keamanan dan kenyamanan dari para pengguna Aion UT,” terang Andry Ciu.

Dasbor Aion UT (Foto: Santo/Carmudi)

“Oleh karena itu mobil hasil dari trial production sekarang sedang diuji melalui berbagai macam kondisi jalanan di Indonesia demi kenyamanan dan keamanan para pengguna Aion UT,” sambung dia.

Alasan GAC Indonesia Langsung Rakit Lokal Aion UT

Aion UT yang nantinya bakal diterima oleh konsumen merupakan hasil produksi lokal dengan skema Completely Knocked Down (CKD).

Keputusan GAC Indonesia untuk langsung merakitnya di dalam negeri didorong oleh keberadaan fasilitas perakitan kendaraan yang sudah dimiliki. Dengan begitu memungkinkan mereka untuk memproduksi kendaraan dengan kualitas tinggi dan efisiensi yang lebih baik.

Produksi Aion UT

Aion UT Standard (Foto: Santo/Carmudi)

“Sejak Juni 2025 seluruh produk GAC di produksi CKD di Cikampek. Jadi kenapa kami bawa Aion UT ini harus dengan CKD karena kami sudah siap fasilitasnya. Jadi kami tidak perlu lagi melakukan CBU. Berikut-berikutnya semua tipe dan model GAC yang hadir di Indonesia pasti hasil perakitan dari Cikampek,” jelas Andry Ciu.

GAC Indonesia berencana akan mulai mendistribusikan Aion UT rakitan lokal ke tangan konsumen yang telah melakukan pemesanan di awal pada akhir Oktober 2025. Proses pendistribusian akan dilakukan secara bertahap hingga akhir tahun ini.

Aion UT yang dipasarkan di Indonesia terdiri dari dua varian, yakni Standard dengan harga Rp325 juta dan Premium Rp363 juta (on the road Jakarta). Harga tersebut belum termasuk wall charger untuk di rumah dan biaya pemasangannya.

Baca Juga: Setelah Aion V, Hyptec HT juga Bakal Dirakit Lokal di Pabrik GAC Cikampek

Produksi Aion UT

Aion UT Diperkenalkan di GIIAS 2025 (Foto: Santo/Carmudi)

Perbedaan utama UT Standard dan Premium terletak pada jarak tempuh maksimalnya. Aion UT Standard mampu diajak berjelajah hingga 400 km dalam satu kali pengisian daya baterai hingga penuh. Sementara varian premium daya jelajahnya 100 km lebih jauh atau tepatnya 500 km.

Penulis: Santo Sirait

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker