BeritaBMWGIIAS 2025NewsRepost #carmudispk

BMW Klaim Catat SPK 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibandingkan Kompetitor di GIIAS 2025

Jakarta – BMW Indonesia mencatat hasil yang positif untuk Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) di Gaikindo Indonesia International Motor Show (GIIAS) 2025.

Peter Sunny Medalla, Presiden Direktur BMW Group Indonesia mengatakan bahwa jumlah SPK yang diraih BMW di GIIAS tahun ini berkali-kali lipat lebih banyak dibandingkan kompetitornya.

SPK BMW GIIAS

BMW mendapatkan raihan SPK positif di GIIAS 2025 (Foto: Nadya/Carmudi)

“Dibandingkan kompetitor terdekat, kami berhasil meraih angka SPK tiga kali lipat lebih banyak,” ujar Sunny di sela acara press conference ‘Leading The Race’ di Fairmont Jakarta, Kamis (14/8/2025).

Baca Juga: Mengulik Interior iX xDrive50 Sport, SAV Andalan BMW

Sayangnya, ia tidak mau menyebut detail angka SPK BMW di GIIAS 2025.

Jodie O’Tania, Director of Communications BMW Group Indonesia dalam kesempatan yang sama menyebut X1 xDrive menjadi model paling banyak diminati konsumen di pameran tersebut.

“Lalu, model terlaris kedua BMW 735i M Sport. Ketiga, 520i M Sport dan keempat BMW Seri 2,” ungkap Jodie.

SPK BMW GIIAS

X1 model BMW terlaris saat ini (Foto: Nadya/Carmudi)

Meskipun mendapatkan SPK yang positif di GIIAS 2025, Jodie mengakui penjualan BMW di Indonesia saat ini cukup menantang. Hal tersebut tidak lepas dari kondisi perekonomian Indonesia terkini yang kurang baik.

“Konsumen BMW sebagian besar business owner. Mereka dengan kondisi ekonomi saat ini, pasti menunggu. Sebenarnya, mereka bukan tidak mau beli (mobil BMW), tapi menunggu,” kata Jodie.

Kehadiran Merek Premium Asal China Berdampak Positif

Selain kondisi perekonomian, saat ini sudah banyak merek mobil premium asal China yang hadir di Indonesia. Menurut Jodie, kehadiran merek-merek tersebut juga termasuk tantangan bagi BMW, tapi memberikan dampak yang positif.

Baca Juga: BMW Luncurkan 3 Model Baru di GIIAS 2025, 2 Sudah Diproduksi Lokal

“Sebenarnya dengan adanya mereka, menurut kami ini baik. Kami jadi tetap berusaha selalu menghadirkan yang terbaik untuk konsumen,” ungkap dia.

SPK BMW GIIAS

Mobil BMW berbeda dengan mobil premium China (Foto: Nadya/Carmudi)

Ia pun membeberkan ada perbedaan utama antara BMW dengan merek-merek mobil premium asal China.

“Yang membedakan itu adalah nilai emosionalnya karena BMW itu 100 tahun. Di Indonesia sendiri, 25 tahun. Merek-merek itu baru ada, kemudian baru membangun brand-nya di sini. Jadi, kalau bicara mengenai fans, komunitas, percayalah kami masih tetap memiliki pendukung yang banyak di Indonesia. Tapi, kami tetap tidak boleh puas dengan apa yang kami punya saat ini,” pungkas Jodie.

Penulis: Nadya Andari
Editor: Santo Sirait

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker