Hyundai Siapkan Model EREV dengan Jarak Tempuh 960 Km, Meluncur 2027

New York – Hyundai berencana meluncurkan model Extended Range Electric Vehicle (EREV) pertamanya yang akan dijual pada 2027 mendatang.
Keputusan ini diutarakan lewat acara CEO Investor Day di New York, Amerika Serikat sebagai acara pertama di luar Korea Selatan yang membeberkan hal tersebut.
Dikutip dari situs web Inside EV, Jumat (19/9/2025), model EREV Hyundai akan memiliki jarak tempuh hingga 600 mil atau 965 km bermodalkan baterai dan bahan bakar penuh.
EREV sendiri merupakan kelas kendaraan listrik yang saat ini tengah berkembang pesat di China dan kabarnya akan segera populer di Amerika Utara beberapa tahun ke depan.
EREV merupakan gabungan antara platform kendaraan listrik dengan tambahan mesin bensin.
Mesin bensin yang ada di mobil bukan bekerja untuk menggerakkan roda, melainkan hanya berfungsi sebagai generator untuk mengisi ulang baterai ketika mobil berjalan.
Baca juga: Raih 3.000 Lebih SPK di GIIAS 2025, Hyundai Klaim Stargazer Jadi Primadona
Kendaraan jenis ini dinilai memberikan pengalaman berkendara layaknya mobil listrik dengan karakter torsi instan, senyap, dan memiliki jarak tempuh sangat jauh.
Walaupun belum jelas apakah platform EREV ini akan dipasang pada merek Hyundai atau Genesis, namun merek tersebut sudah memberikan beberapa detail.
“Diluncurkan pada 2027, EREV akan menggunakan motor dan baterai performa tinggi untuk memberi pengalaman berkendara layaknya mobil listrik dengan integrasi baterai-mesin yang dioptimalkan,” ucap Hyundai.
Sebagian orang berpendapat jika EREV yang akan digunakan oleh Hyundai nantinya memiliki kapasitas baterai 30-40 kWh dengan mesin bensin berkapasitas kecil.
“Tidak seperti EREV konvensional, pendekatan Hyundai memanfaatkan baterai performa tinggi internal untuk mencapai performa daya EV penuh dengan kapasitas kurang dari setengahnya,” sambung Hyundai.
Perusahaan yang bermarkas di Seoul mengabarkan jika Genesis juga akan menambahkan EREV ke dalam jajaran produknya seiring ekspansi mereka ke lini hybrid.
Baca juga: Hyundai Jadikan EREV dan Hybrid Fokus Baru Usai Permintaan BEV Turun
“Kami akan memperluas jajaran produk hybrid menjadi lebih dari 18 model pada 2030, termasuk hybrid Genesis mulai pada 2026,” sambung pihak Hyundai.
Secara umum, Hyundai Motor Group telah meraih kesuksesan besar lewat kendaraan listrik modern yang sudah diluncurkan di seluruh dunia.
Berkat jarak tempuh terbaik di kelasnya, pengisian daya cepat, hingga desain yang impresif membuat mobil listrik menjadi semacam penyegaran bagi Hyundai.
Untuk saat ini Hyundai akan mencoba beralih ke kendaraan elektrifikasi, seperti hybrid dan EREV seiring penyesuaian dunia di mana penjualan kendaraan listrik sudah mulai menurun.
Banyak konsumen di seluruh dunia lebih memilih kendaraan elektrifikasi berupa hybrid yang masih memiliki mesin bensin karena dianggap lebih nyaman digunakan.
Penulis: Rizen Panji
Editor: Santo Sirait



