BeritaGAC AionGAC GroupGAC IndonesiaHyptecmobil listrikNewsRepost #carmudi

Mengenal GAC Aion dan Hyptec: Apa Perbedaan Utamanya?

Tangerang – GAC Aion dan Hyptec merupakan dua sub brand dari Guangzhou Automobile Group Co., Ltd (GAC Group) yang memiliki karakteristik berbeda, meski keduanya berfokus pada kendaraan listrik berbasis baterai (BEV). Lalu, apa sebenarnya perbedaan utama antara Aion dan Hyptech? Mari kita simak lebih lanjut.

Awal Lahir GAC Group

GAC Group resmi didirikan di China pada 1997. Sejak awal berdirinya, perusahaan ini telah menunjukkan komitmennya yang kuat dalam mengembangkan teknologi otomotif inovatif. GAC tidak hanya fokus pada pengembangan kendaraan berbahan bakar fosil atau Internal Combustion Engine/ICE), tetapi juga mulai mengarahkan perhatian pada kendaraan energi baru atau New Energy Vehicles (NEV).

Baca Juga: GAC Indonesia Tunda Peluncuran E9 PHEV demi Menanti Model Baru Keluar

GAC Aion dan Hyptec

sesi talk show bertemakan “The Great Art of Comfort” di booth GAC Indonesia pada ajang GJAW 2025 (Foto: Santo/Carmudi)

Seiring berjalanya waktu dan kesuksesannya dalam mengembangkan kendaraan, maka pada 2017 GAC Group melahirkan sub merek, yaitu Aion. Lima tahun kemudian pihaknya kembali melahirkan sub merek baru bernama Hyptec.

Perbedaan GAC Aion dan Hyptec

Baik GAC Aion dan Hyptec sama-sama kendaraan listrik murni, namun keduanya memiliki perbedaan signifikan dalam hal desain, performa, dan segmentasi pasar yang dituju.

Iqbal Taufiqurrahman, Product Planning and Strategy GAC Indonesia menjelaskan bahwa Aion difokuskan sebagai merek yang menyediakan kendaraan listrik dengan jangkauan pasar yang lebih luas.

GAC Aion dan Hyptec

Hyptec HT di GJAW 2025 (Foto: Santo/Carmudi)

“Harga yang lebih terjangkau dan juga fitur-fitur yang berlimpah tentunya,” ungkap Iqbal dalam sesi talk show bertemakan “The Great Art of Comfort” di booth GAC Indonesia pada ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025, Sabtu (23/11/2025).

Sementara sub merek Hyptec lebih mengedepankan kesan premium dan juga luxury serta mengutamakan performa dalam kendaraan.

“Jadi, dengan kombinasi-kombinasi sempurna itulah produk-produk GAC hadir untuk masyarakat semua, khususnya Indonesia,” terang dia.

Jajaran Produk GAC Aion dan Hyptec di Indonesia

GAC atau semula dikenal dengan Aion resmi memasuki pasar Indonesia pada Juni 2024 lalu. Menandai kehadirannya, GAC Indonesia meluncurkan model mobil listrik perdananya untuk diniagakan ke konsumen di Tanah Air di bulan yang sama. Adapun nama model yang dirilis adalah Aion Y Plus.

GAC Aion dan Hyptec

Aion Y Plus di GJAW 2025 (Foto: Santo/Carmudi)

SUV Crossover dengan kemampuan menampung lima orang di kabin ini diklaim memiliki jarak tempuh maksimal 490 km dalam satu kali pengecasan daya baterai hingga penuh.

Per November 2025, Aion Y Plus dijual dengan harga Rp419 juta untuk varian Exclusive dan Rp479 juta pada varian Premium.

Setelah Aion Y Plus, muncul Hyptec HT. Mobil ini sanggup berjelajah hingga 620 km bermodalkan baterai terisi penuh. GAC Indonesia memasarkannya dalam dua varian, yakni Premium dan Ultra, masing-masing dijual dengan harga Rp691 juta dan Rp843,5 juta.

Selanjutnya GAC Indonesia mendatangkan Aion V yang bisa berjalan hingga 602 km dalam satu kali pengecasan penuh. Aion V tersedia dalam varian Exclusive Rp449 juta dan Luxury Rp489 juta.

Baca Juga: GAC Indonesia Resmi Serahkan Aion UT ke Konsumen, Janji Tercapai!

Aion V di GJAW 2025 (Foto: Santo/Carmudi)

Kemudian, tepat di pertengahan tahun ini, GAC Indonesia kembali menambah jajaran produknya melalui Aion UT.

Dalam satu kali pengecasan baterai hingga penuh, hatchback listrik ini mampu berjalan smapai 500 km.

Aion UT punya dua varian, Standard dengan harga Rp325 juta dan Premium Rp363 juta.

“Sampai saat ini, produk-produk dari GAC Indonesia merupakan produk BEV dengan jarak tempuh terjauh di kelasnya,” pungkas Iqbal.

Penulis: Santo Sirait

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker