Arus BalikBeritaKorlantas PolriMudik 2024Repost #carmudi

Penerapan One Way Arus Balik Lebaran Mulai Pukul 2 Siang

Jakarta – Demi mengantisipasi kemacetan saat arus balik Lebaran 2025, Korlantas Polri telah menyiapkan jadwal rekayasa lalu lintas One Way.

Selain One Way, Korlantas Polri juga menyiapkan skema sistem lajur pasang surut atau Contraflow serta Ganjil Genap. Tujuannya agar dapat mengurai dan mengantisipasi lonjakan volume kendaraan.

one way arus balik

GT Cikampek Utama (Foto: Jasa Marga)

Mengutip dari akun Instagram resmi TMC Polda Metro Jaya, @tmcpoldametro disebutkan bahwa penerapan sistem One Way dilakukan Kamis (3/4/2025) mulai pukul 2 siang atau 14.00 WIB.

Sistem tersebut akan berlaku hingga Senin (7/4/2025) pukul 24.00 WIB.

Penerapan sistem One Way diberlakukan dari KM 414 Tol Semarang-Batang sampai KM70 Tol Jakarta-Cikampek.

Baca juga: Kelelahan Mengemudi Saat Perjalanan Mudik, Bahaya dan Solusi yang Dianjurkan

one way arus balik

Rekayasa lalu lintas untuk kelancaran arus mudik (Foto: Kemenhub)

Pada saat penerapan sistem One Way semua pintu masuk gerbang tol menuju arah Semarang akan ditutup.

Pada ruas Tol Cikopo – Palimanan (Cipali), kendaraan dari Tol Cileunyi – Sumedang – Dawuan (Cisumdawu) yang menuju arah Semarang keluar di gerbang tol Cimalaka dan Gerbang Tol Cisumdawu Jaya.

Sebagai informasi, penerapan sistem On Way bersifat situasional sesuai diskresi kepolisian.

Jaga Jarak Aman

Rekayasa lalu lintas saat arus balik Lebaran, seperti One Way, Contraflow serta Ganjil Genap memang bertujuan untuk mengurai kepadatan kendaraan di jalan tol. Kendati demikian para pemudik jangan terlena karena arus lalu lintas menjadi lancar.

Disarankan untuk tetap mengemudi dengan benar. Paling penting adalah menjaga jarak aman dengan kendaraan lain yang ada di depan atau sekitar.

Baca Juga: Diskon Tarif Tol 20 Persen untuk Arus Balik ke Jakarta

Suzuki XL7 Hybrid Test drive (2)

(Foto: Suzuki)

Selalu ingat prinsip 3 detik. Dilansir dari situs web Nissan, jarak aman berguna untuk mengantisipasi kendaraan di depan yang tiba-tiba berhenti mendadak atau bahkan mengalami kecelakaan yang fatal. Dengan paham situasi serta jarak aman ini, maka bukan tidak mungkin Anda bisa terselamatkan dari hal-hal tersebut.

Untuk melakukannya, Anda hanya perlu melihat kendaraan di depan. Kemudian, pilih satu obyek di dekat kendaraan tersebut, misalnya tiang listrik atau rambu-rambu lalu lintas.

Hitung hingga tiga detik. Bila belum selesai Anda menghitung tiga detik, namun sudah mencapai obyek tersebut, maka Anda terlalu dekat dengan kendaraan depan. Kurangi kecepatan dan usahakan jarak tetap sama.

Penulis: Rizen Panji
Editor: Santo Sirait

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker