Porsche Cayenne Bakal Jadi Mobil Listrik Pertama yang Adopsi Wireless Charger

Stuttgart – Porsche Cayenne listrik akan menjadi mobil listrik pertama yang dibekali dengan fitur wireless charger sebagai fitur utama yang dimiliki.
Jenama asal Stuttgart, Jerman ini memastikan jika SUV andalannya nanti akan menggendong teknologi mutakhir, yakni adanya perangkat wireless charger.
Dikutip dari Inside EV, Jumat (5/9/2025), Porsche Cayenne versi listrik ini akan memulai debutnya dengan sistem wireless charger dan mulai dijual pada 2026 mendatang.
Nantinya pemilik Cayenne listrik dapat memarkirkan kendaraan tepat di atas pelat induktif yang akan mengisi daya baterai tanpa kabel.
Porsche mengatakan jika pelat tersebut akan mengalirkan arus bolak-balik melalui kumparan untuk menghasilkan medan magnet.
Medan magnet inilah yang nantinya akan terhubung dengan kumparan penerima yang ada di bagian bawah kendaraan. Di mana lokasinya ada di antara roda depan.
Baca juga: Hot Wheels Luncurkan Porsche Edisi Spesial, Siap Hadir di IMX 2025
Sistem 0n-board kemudian akan mengubah arus bolak-balik menjadi arus searah untuk mengisi daya baterai bertegangan tinggi (fast charging).
Pelat lantai ini menurut Porsche memiliki ketahanan terhadap cuaca dan tidak mudah rusak walaupun pemilik mobil secara tidak sengaja melindas pelat tersebut.
Mobil listrik ini dikatakan sudah tersertifikasi standar keselamatan Eropa (CE) dan juga Amerika Serikat (UL).
Porsche mengatakan jika radiasi elektromagnetik yang tertahan di bagian bawah mobil akan secara otomatis menghentikan pengisian daya ketika mendeteksi adanya benda asing.
Misalnya, seperti ada alat yang hilang, atau terdeteksi adanya hewan yang bersembunyi di bawah mobil, dan lain sebagainya.
Untuk mengisi daya baterai secara nirkabel, Porsche Cayenne ini akan dilengkapi dengan sistem pengisian daya yang memiliki daya puncak hingga 11 kW, setara dengan pengisian daya rumah pada level 2.
Baca juga: Porsche Dirikan 2 Stasiun Pengisian Baterai Mobil Listrik di Semarang
Porsche juga menambahkan jika efisiensi dari wireless charger milik mereka dikatakan mencapai 90 persen, yang mana sekitar 10 persen energi dari jaringan listrik yang akan hilang selama proses transfer.
Mobil juga secara otomatis akan mendeteksi pelat induktif di bawahnya demi mengurangi jarak kontak agar tidak terlalu jauh.
Cayenne versi listrik tentunya akan dilengkapi dengan fitur wireless charger opsional dan colokan asli untuk mengisi daya di rumah atau stasiun pengisian daya umum.
Penulis: Rizen Panji
Editor: Santo Sirait


