Walau Namanya Bernuansa Indonesia, Toyota Hilux Rangga Mobil Buatan Luar Negeri

Jakarta — Walau menggunakan nama yang bernuansa Indonesia, tapi sayangnya Toyota Hilux Rangga masih mobil buatan luar negeri.
Lebih tepatnya mobil tersebut datang dari Thailand dengan status Completely Build Up (CBU).
Bahkan Toyota menegaskan belum ada rencana melakukan produksi lokal mobil yang diharapkan menjadi penerus kesuksesan Kijang itu.
Hal ini disampaikan Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy kepada awak media, Selasa (17/12/2024) di Jakarta.
Dirinya berpendapat, Thailand dipilih sebagai basis produksinya lantaran mobil komersial ini sangat populer di sana.
“Saat ini belum (ada rencana produksi lokal Hilux Rangga). Kenapa? Bisa cek kalau di Thailand pabrikan itu memproduksi kan cukup tinggi volume-nya Hilux,” tutur Anton.
“Jadi kalau dibalik sebenarnya kalau Thailand memproduksi Innova, kira-kira bagaimana? Mungkin demand-nya juga tidak terlalu besar,” sambungnya.
Baca juga: Toyota Hilux Rangga, Ini Alasannya Pilih Varian High Ketimbang Standard
Untuk diketahui, mobil ini merupakan model global Toyota yang aslinya memiliki nama IMV 0. Untuk pasar Thailand dijual dengan nama Hilux Champ.
Sedangkan mobil ini meluncur di Indonesia pada Oktober 2024 dengan nama Hilux Rangga. Namanya diambil dari kata “ronggo” dalam bahasa Jawa yang berarti “pahlawan”.
Toyota mengaku hingga saat ini sudah ada sekitar 3.100 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) yang masuk untuk model ini.
Jualan Sekitar 500 Unit Per Bulan
Toyota berusaha memosisikan Hilux Rangga menggantikan posisi Kijang zaman dulu. Produk yang berawal dari mobil komersial, tapi kemudian ditawarkan sebagai mobil penumpang.
“Kebetulan Rangga ini sudah kita daftarkan sebagai dua jenis, satu mobil barang dan juga mobil penumpang jadi opportunity-nya ada,” kata Anton.
“Satu bulan lalu saya ke Kalimantan itu banyak permintaan untuk double cabin. Jadi sekarang karoseri maker lagi mempersiapkannya versi double cabin-nya dari Rangga,” katanya.
Sebelumnya, Toyota telah mengumumkan kerja sama dengan perusahaan karoseri New Armada untuk membuat prototype Hilux Rangga SUV Concept.
Versi yang direncanakan meluncur awal 2025 seharga Rp400 jutaan—500 jutaan itu bakal mengakomodasi permintaan konsumen yang menginginkan Sport Utility Vehicle (SUV) lebih bernuansa retro ketimbang Fortuner atau Rush.
Namun, menurut Anton penjualan Hilux Rangga SUV tidak akan setinggi mobil-mobil penumpang Toyota yang sudah ada karena ceruk pasar spesifik.
“Kita enggak bicara seperti (Kijang Innova) Reborn yang jualannya 2.000 sebulan. Kita jualan total Rangga itu hanya 500 sebulan,” jelasnya.
Hilux Rangga bakal tetap diprioritaskan sebagai mobil komersial, tapi mungkin ada sebagian kecil permintaan mengarah ke mobil penumpang lewat langkah konversi.
Pada saat ini Hilux Rangga dijual dalam rentang harga Rp188,7 juta hingga Rp372,5 juta dengan dua pilihan mesin, yaitu bensin 2.000 cc dan diesel 2.400 cc.
Baca juga: Toyota Hilux Rangga SUV: Upaya Mengulang Kesuksesan Kijang yang Multiguna
Penulis: Mada Prastya
Editor: Santo Sirait