Kampas KoplingkoplingMobilNewsRepost #carmudiSumber informasi

Mengenal Fungsi Kampas Kopling Mobil dan Tanda-tanda Harus Diganti

Kampas kopling merupakan satu dari banyak komponen yang melekat di mobil. Ketahui fungsi kampas kopling mobil dan tanda-tanda bila sudah harus diganti demi kenyamanan dan keselamatan dalam berkendara.

Mobil sebagaimana kita ketahui memiliki beragam komponen yang berperan mengatur kinerjanya. Komponen-komponen tersebut saling bekerja sama agar mobil dapat beroperasi secara optimal.

Baca Juga: Cara Kerja Kopling Mobil Transmisi Manual, Cek Juga Perawatannya

Kampas Kopling Mobil

Kampas Kopling (Foto: Hyundai)

Tak heran jika semua komponen yang ada di mobil memiliki peran penting.

Oleh karena itu, sebagai pemilik mobil dituntut tidak cuma mahir dalam mengemudi, tapi juga wajib mengetahui setiap komponen di mobil. Paling tidak komponen-komponen yang mendukung kenyamanan dan keselamatan saat berkendara.

Dari sekian banyak komponen pada mobil, sebut saja satu di antaranya yang tak kalah penting dalam hal tersebut, yakni kampas kopling.

Kampas kopling tak cuma ada di mobil bertransmisi manual, terdapat pula di mobil dengan transmisi otomatis atau umum disebut matik. Hanya saja, pada mobil bertransmisi manual didukung dengan pedal kopling, sedangkan mobil matik tidak.

Meski begitu fungsi kampas kopling di mobil manual maupun matik tetap sama.

Fungsi Kampas Kopling

Kampas kopling berada di antara mesin dan transmisi. Bentuknya seperti piringan atau umum di sebut sebagai clutch disc.

Kampas Kopling Mobil

Kampas kopling mobil (Foto: Hyundai)

Lantas apa saja fungsi kampas kopling? Dilansir dari berbagai sumber, terdapat beberapa fungsi dari kampas kopling.

Menghubungkan dan Memutuskan Tenaga Mesin

Fungsi kampas kopling yang pertama adalah sebagai penghubung dan pemutus tenaga mesin ke transmisi. Hal ini memungkinkan pengemudi mengganti gigi dengan mudah dan menggerakkan kendaraan dengan efisien.

Penyaluran Tenaga Mesin Menjadi Halus

Kampas kopling membantu penyaluran tenaga mesin ke transmisi menjadi lebih halus sehingga akselerasi terasa lembut dan memungkinkan pengendalian kendaraan lebih baik.

Meredam Hentakan dan Getaran

Kampas kopling juga berfungsi untuk meredam berbagai hentakan dan getaran yang biasanya timbul saat proses sambung putus berlangsung.

Terdapat beberapa komponen di dalam kampas kopling, seperti torsion dumper dan cushion plate. Keberadaan komponen tersebut membuat kampas kopling dapat bekerja dengan sangat baik.

Baca Juga: Jangan Sepelekan Macet, Penyebab Utama Kampas Kopling Motor Cepat Aus

Kampas Kopling Mobil

Pedal kopling, rem dan gas (Foto: Hyundai)

Pelindung Komponen Transmisi

Kampas kopling berguna sebagai pelindung komponen transmisi dari kerusakan akibat perpindahan gigi yang kasar.

Selain yang disebutkan di atas, fungsi lain dari kampas kopling, yaitu mencegah mesin mati saat mobil berhenti atau gigi dalam posisi terkunci, meningkatkan efisiensi bahan bakar, dan mempermudah pengemudi dalam bermanuver.

Dengan mengetahui fungsinya, maka bisa memanfaatkan kampas kopling dengan sangat tepat.

Tanda-tanda Kampas Kopling Mobil Rusak dan Harus Diganti

Sama seperti komponen lain di mobil, kampas kopling juga memiliki potensi rusak atau aus sehingga perlu melakukan pergantian dengan yang baru.

Ada beberapa tanda yang menunjukkan kampas kopling mobil rusak. Berikut ini uraian singkatnya:

Pedal Kopling Terasa Lebih Ringan atau Berat

Salah satu tanda yang dapat dirasakan oleh pengemudi jika kampas kopling rusak adalah perubahan pada tekanan pedal kopling.

Tuas Transmisi Manual Honda WR-V

(Foto: HPM)

Apabila pedal terasa lebih ringan dari biasanya, bisa jadi kampas kopling sudah mulai tipis atau aus. Sebaliknya, jika pedal terasa lebih berat, bisa jadi ada masalah pada sistem hidrolik kopling atau kampas kopling yang macet.

Sulit Memindahkan Gigi

Pada saat melakukan perpindahan gigi dari rendah ke tinggi atau sebaliknya terasa cukup sulit besar kemungkinan kampas kopling mulai aus.

Timbul Suara Berdecit

Ketika melakukan pergantian gigi timbul suara berdecit atau bunyi gesekan yang tidak wajar saat pedal kopling diinjak atau dilepas.

Bau Terbakar

Bau terbakar biasanya muncul setelah menekan pedal kopling atau saat turun gigi. Hal ini mengindikasikan bahwa kampas kopling sudah terbakar akibat gesekan yang berlebihan.

Jika bau ini muncul, segera berhenti dan periksa sistem kopling karena kampas kopling yang terbakar dapat menyebabkan kerusakan lebih lanjut.

Baca Juga: TIPS: Resiko Ganti Kampas Kopling Rekondisi atau Bekas

Pedal Kopling

Pedal kopling harus diinjak ketika hendak memindahkan gigi pada mobil bertransmisi manual. (Foto: Auto Express)

Pedal Kopling Bergetar

Jika pedal kopling bergetar saat diinjak, ini bisa menandakan adanya masalah pada komponen kopling, termasuk kampas kopling yang sudah tidak rata atau mengalami kerusakan. Getaran ini bisa disebabkan oleh kampas yang tidak terpasang dengan baik atau sudah tidak bisa bekerja optimal.

Pedal Kopling Terasa Lebih Dalam

Ketika menginjak pedal kopling terasa terlalu dalam dari biasanya bisa jadi kampas kopling sudah aus. Hal ini menunjukkan bahwa kampas kopling tidak lagi berfungsi dengan baik untuk menghubungkan atau memutuskan tenaga mesin.

Kopling Slip

Kopling tidak bisa sepenuhnya menghubungkan tenaga mesin ke transmisi, ini menandakan kampas kopling sudah aus. Hal ini bisa mengganggu kenyamanan dalam berkendara dan mengurangi kinerja mobil.

Mesin mobil

Merawat Mobil sendiri dirumah. Foto/Carmudi.

Mesin Cepat Panas

Apabila kampas kopling habis mesin mobil akan terasa cepat panas dari biasanya ketika digunakan dalam keadaan normal. Ini disebabkan karena rotasi mesin akan meningkat.

Kondisi kampas kopling yang menipis menyebabkan permukaannya licin sehingga membuat rotasi mesin menjadi semakin cepat.

Jika Carmudian mengalami salah satu atau lebih dari tanda-tanda di atas, segera lakukan penggantian kampas kopling di bengkel resmi atau langganan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut pada sistem transmisi dan memastikan mobil tetap optimal.

Efek yang Dirasakan Setelah Ganti Kampas Kopling Mobil

Setelah mengganti kampas kopling yang lama atau sudah rusak dengan yang baru, Carmudian akan merasakan beberapa perubahan saat berkendara.

Berikut adalah beberapa efek yang mungkin dirasakan setelah mengganti kampas kopling:

Performa Mobil Meningkat

Setelah melakukan penggantian kampas kopling kinerja kopling mobil akan terasa lebih baik sehingga perpindahan gigi akan lebih mulus dan responsif. Pengguna tentu akan merasa performa mobil mengalami peningkatan dan berkendara menjadi nyaman.

test drive yaris cross hybrid

 

Tidak Ada Suara Berdecit

Jika sebelumnya timbul suara berdecit, setelah penggantian kampas kopling, suara tersebut kemungkinan besar akan hilang. Kampas kopling yang baru akan mengurangi gesekan berlebihan antara flywheel dan kampas, sehingga suara tersebut tidak lagi muncul.

Perubahan pada Posisi Pedal Kopling

Penggantian kampas kopling yang baru akan mengembalikan posisi pedal kopling seperti semula dari yang sebelumnya terasa lebih dalam ketika diinjak.

Bau Terbakar Hilang

Bau terbakar yang muncul ketika menekan pedal kopling atau mengganti gigi kemungkinan besar akan hilang setelah kampas kopling baru dipasang.

Kesimpulan

Kampas kopling adalah komponen vital yang memengaruhi performa kendaraan dan kenyamanan berkendara.

Fungsi kampas kopling secara umum, antara lain sebagai penghubung dan pemutus tenaga mesin ke transmisi, meredam getaran saat mengganti gigi dan pelindung komponen transmisi dari kerusakan.

Baca Juga: Jenis, Fungsi, dan Tips Cara Merawat Kopling Mobil

Kampas Kopling Mobil

Kampas kopling di mobil (Foto: Wuling)

Jika sudah merasakan tanda-tanda kerusakan kampas kopling, seperti bau terbakar, sulit untuk melakukan perpindahan gigi, dan pedal kopling terasa dalam ketika diinjak, segera lakukan pemeriksaan untuk menghindari kerusakan lebih lanjut yang bisa memengaruhi kinerja kendaraan secara keseluruhan.

Dengan mengetahui fungsi, dan tanda kerusakan Carmudian bisa lebih bijak dalam merawat kendaraan dan menjaga agar mobil selalu dalam kondisi terbaik.

FAQ

  • Apakah kampas kopling hanya terdapat di mobil manual?

Kampas kopling tak cuma ada di mobil bertransmisi manual, terdapat pula di mobil dengan transmisi otomatis atau umum disebut matik. Hanya saja, pada mobil bertransmisi manual didukung dengan pedal kopling, sedangkan mobil matik tidak.

  • Apa saja fungsi kampas koling?

Ada beberapa fungsi kampas kopling pada mobil, antara lain menghubungkan dan memutuskan tenaga mesin ke transmisi, meredam getaran ketika perpindahan gigi, dan membuat penyaluran tenaga mesin ke transmisi menjadi lebih halus .

  • Tanda-tanda kampas kopling rusak dan harus diganti?

Ada beberapa tanda yang menunjukkan kampas kopling mobil rusak, seperti sulit memindahkan gigi, muncul bau terbakar, timbul suara berdecit, hingga pedal kopling terasa lebih dalam.

Penulis: Santo Sirait

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker