Impresi Perdana Mengendarai Jetour X70 Plus, Ini Hasilnya!

Belum lama ini kami berkesempatan untuk mencoba Jetour X70 Plus di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat.
Jetour X70 Plus sendiri merupakan SUV baru yang diperkenalkan secara resmi di Indonesia pada ajang GIIAS 2024 lalu.
Bagi masyarakat Indonesia, nama Jetour sendiri memang belum akrab diterima telinga.
Jetour merupakan merek yang berada di bawah naungan Chery Holding Group yang berkantor pusat di Wuhu, China.
Secara tidak langsung, Jetour bisa dikatakan masih memiliki ikatan ‘saudara’ dengan merek Chery yang sebelumnya sudah meluncur di Indonesia lebih dulu.
Jetour sendiri memang difokuskan pada produksi kendaraan SUV sejak awal kelahirannya di dunia.
Baca juga: Jetour Belum Bisa Pastikan Harga Tak Berubah Tahun Depan
Model yang sudah dijual secara resmi di pasar global di antaranya ada X70, X70 Plus, X90 Plus, Dashing, dan juga T2.
Namun untuk pasar Tanah Air, Jetour memilih untuk memperkenalkan X70 Plus dan Dashing terlebih dahulu.
Fokus Jetour di Indonesia
Sebagai pendatang baru, strategi Jetour bisa dibilang cukup berbeda dibandingkan merek otomotif lain di Indonesia.
Jika merek pada umumnya mengusung kendaraan elektrifikasi seperti hybrid atau listrik murni, Jetour memilih memperkenalkan mesin bensin konvensional.
Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT Jetour Motor Indonesia mengaku jika mesin bensin konvensional dinilai punya banyak kelebihan.
Salah satunya adalah kemudahan dalam mengisi bahan bakar di berbagai daerah yang ada di Indonesia.
Jetour juga mengaku memang memperkenalkan mesin bensin terlebih dahulu baru kemudian membawa model hybrid ke Indonesia.
“Kami datang (ke Indonesia) dengan mesin bensin konvensional lalu akan dilanjutkan dengan membawa hybrid,” ujarnya beberapa waktu lalu di Bogor.
Namun untuk sementara waktu, Ranggy belum dapat menjanjikan kapan Jetour akan membawa model hybrid ke Indonesia.
Harga Jetour X70 Plus
Jetour X70 Plus di Indonesia hadir dalam dua varian; Inspira dan Journey dengan harga mulai dari Rp414,8 juta.
- Jetour X70 Plus Inspira: Rp448,8 juta
- Jetour X70 Plus Journey: Rp414,8 juta
Varian Inspira menjadi line up tertinggi yang ada di keluarga X70 Plus untuk pasar Tanah Air pada saat ini.
Perbedaan harga ini meliputi perbedaan fitur antar kedua varian tersebut. Mudahnya, Inspira dibekali panoramic sunroof berukuran 62 inci.
Sehingga selisih bobotnya pun mencapai 25 kg antara varian Inspira dan Journey yang terlihat serupa.
Baca juga: Jetour Mulai Produksi Dashing dan X70 Plus di Indonesia
Impresi Mengendarai Jetour X70 Plus
Setelah mendengar penjelasan strategi Jetour di Tanah Air, kami pun diberi kesempatan menjajal X70 Plus.
Tempat yang digunakan untuk lokasi test drive ini berada di kawasan Royal Tulip Gunung Geulis hingga area Sentul Selatan.
Kami dipersilakan untuk mengitari area Summarecon Bogor lalu dilanjut masuk ke jalan tol hingga Sentul Selatan, dan kembali ke Royal Tulip Gunung Geulis.
Seperti apa impresi dari SUV yang memiliki kapasitas 7 penumpang ini? Apakah sebagai pendatang baru ia punya bekal yang oke?
Berikut hasilnya.
Performa Jetour X70 Plus
Mungkin kami tak akan banyak menjelaskan mengenai detail eksteriornya, lantaran waktunya yang diberikan harus kami maksimalkan untuk mencicipi mobil.
Jika dikalkulasikan, kami hanya memiliki kesempatan mengendarai mobil ini sekitar 10 menit per orang lantaran satu mobil diisi oleh 4 orang dari 4 media berbeda.
Itupun belum dihitung saat kami curi-curi waktu untuk mengambil foto dan video detail dari mobil ini. Oke, lanjut, ya!
Sebagai sebuah SUV, Jetour X70 Plus dibekali dengan mesin berkapasitas 1.598 cc, 4 silinder, turbocharge.
Jantung pacu tersebut diklaim mampu memproduksi tenaga sebesar 194 hp dengan torsi maksimum 290 Nm.
Spesifikasi Mesin Jetour X70 Plus |
|
Kapasitas | 1.598 cc |
Jumlah silinder | 4 silinder segaris |
Teknologi | Turbocharge, injeksi |
Tenaga | 194 hp |
Torsi | 290 Nm |
Transmisi | Otomatis 6-percepatan dual clutch (DCT) |
Tipe penggerak | Roda depan |
0-100 km/jam | 13 detik |
Klaim Konsumsi BBM | 12,8 km/liter |
Mobil berpenggerak roda depan tersebut menurut kami memiliki karakter mesin yang cukup berbeda dengan merek China lainnya.
Jika mobil merek China lain punya karakter mesin yang galak di awal, Jetour ini justru punya karakter yang halus ketika pedal gas diinjak.
Kami merasa tak mengalami gejala tersentak yang cukup khas dari mobil China saat menjalankan mobil pertama kali.
Menurut kami, karakter mesin pada tarikan awal cukup lambat yang bisa saja diakibatkan oleh bodinya yang besar serta kapasitas mesin yang tak terlalu besar.
Lalu ketika pedal gas diinjak lebih dalam, tenaga mesin akan terasa cukup besar dan penyaluran tenaganya cukup halus.
Seperti yang kami jelaskan di atas, karakter tersentak yang kerap ditemui di mobil China lain tak ditemukan pada Jetour X70 Plus ini.
Penyaluran tenaganya cukup halus sehingga berkendara bisa menjadi lebih nyaman dan menyenangkan.
Jika melihat data brosur yang diberikan Jetour Indonesia, mesin ini punya kemampuan berlari dari diam hingga 100 km/jam dalam waktu 13 detik.
Apalagi karakter remnya juga sangat enak, mirip mobil-mobil Eropa yang punya karakter agak dalam ketika diinjak namun tetap pakem.
Baca juga: Harga dan Spesifikasi Jetour Dashing: Lebih Masuk Akal daripada HR-V?
Handling
Bagaimana dengan handling dari Jetour X70 Plus? Apakah bisa mengimbangi kemampuan mesinnya?
Menurut kami gejala body roll yang terjadi pada mobil ini ketika bermanuver masih cukup terasa, namun rasanya masih bisa ditolerir.
Dimensi Jetour X70 Plus |
|
Panjang | 4.724 mm |
Lebar | 1.900 mm |
Tinggi | 1.720 mm |
Wheelbase | 2.720 mm |
Ground clearance | 210 mm |
Sebagai gambaran, Jetour X70 Plus memiliki dimensi yang hampir sama dengan Hyundai Santa Fe Hybrid generasi terbaru.
Ketika mengendarai mobil ini, menurut kami bagian pilar A cukup mengganggu visibilitas berkendara.
Lalu ukuran spion yang cukup lebar juga sedikit mengganggu visibilitas ketika hendak berbelok di sebuah tikungan.
Hal lain yang kami rasakan adalah karakter suspensinya cukup keras saat melibas jalan keriting maupun speedtrap.
Bisa saja hal ini disebabkan oleh penggunaan pelek berukuran 19 inci dengan profil ban 235/55 di setiap rodanya.
Profil ban tipis ini tentu membuat karakter suspensinya terasa keras ketika melewati jalan rusak atau bergelombang.
Namun lebar peleknya cukup membantu handling dari mobil ini menjadi lebih baik saat bermanuver dan juga traksi.
Tetapi ketika berjalan di atas aspal, karakter setting suspensi ini cukup membantu ketika melakukan manuver.
Saat di jalan tol menuju Sentul Selatan, manuver dari mobil ini terasa cukup asyik ditambah lagi performa mesinnya yang tidak ‘mengagetkan’.
Kesimpulan
Setelah mendapatkan kesempatan untuk mencicipi Jetour X70 Plus, impresi pertama kami terhadap mobil ini cukup positif.
Terutama karakter mesin yang tidak menghentak seperti kebanyakan mobil China lain yang ada di Indonesia.
Namun ada satu hal yang tidak bisa dihilangkan dari mobil China yakni, karakter setir yang terasa kosong saat dikemudikan.
Hampir setiap mobil China di Indonesia memiliki karakter kosong ketika sedang dikendarai di jalanan.
Kekurangan lain dari Jetour X70 Plus ini ada pada radius putar yang besar sehingga ketika sedang putar balik atau keluar dari parkiran terasa sedikit merepotkan.
Namun pihak Jetour mengaku jika radius putar ini ke depannya bisa lebih kecil sehingga memudahkan ketika sedang putar balik.
Poin lebihnya, X70 Plus juga dibekali dengan fitur yang sangat banyak seperti 3 memory seat di jok pengemudi, panoramic sunroof besar, hingga wireless charger 50 watt.
Lalu ada juga 6 buah airbag, voice command, wireless Android Auto & Apple CarPlay, paddle shift, dan juga kelegaan kabin yang cukup baik.
Baca juga: Kencan Singkat Bersama Jetour Dashing
Penulis: Rizen Panji
Editor: Dimas