MobilMobil Elektrifikasimobil hybridNewsplug in hybridPlug-in Hybrid Electric VehicleRepost #carmudi

Perbedaan Mobil Hybrid dan Plug-in Hybrid serta Pilihan Model yang Dijual di Indonesia

Meski sama-sama menggunakan mesin pembakaran dalam atau Internal combustion engine (ICE), mobil hybrid dan plug-in hybrid (PHEV) memiliki beberapa perbedaan utama yang perlu diketahui.

Mobil dengan teknologi hybrid dan plug-in hybrid sudah tidak asing lagi bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Jauh sebelum tren kendaraan elektrifikasi di Tanah Air seperti sekarang ini, ada beberapa pabrikan yang memang sudah memasarkan model mobil dengan teknologi tersebut.

Baca Juga: Mobil Hybrid Geely Starray dengan Teknologi EM-i Bisa Menempuh Jarak hingga 1.000 Km

Chery Tiggo Cross CSH Hybrid varian Premium (Foto: Santo/Carmudi)

Seiring berjalannya waktu, kemajuan teknologi di sektor otomotif semakin pesat. Ditambah dengan meningkatnya kesadaran pabrikan dan masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan, dalam beberapa tahun belakangan ini, pasar otomotif Indonesia mulai ramai dengan kedatangan berbagai model mobil yang mengusung teknologi ramah lingkungan tersebut.

Total, ada puluhan model mobil dengan teknologi hybrid dan plug-in hybrid yang kini tersedia di pasar Indonesia. Lantas, apa saja model-model tersebut? Sebelum membahas lebih lanjut, ada baiknya mengetahui terlebih dahulu perbedaan antara mobil hybrid dan plug-in hybrid.

Perbedaan Utama antara Mobil Hybrid dan Plug-in Hybrid

Baik mobil mobil hybrid maupun plug-in hybrid memiliki kesamaan dalam menggabungkan mesin pembakaran dalam dan motor listrik. Kendati demikian, secara umum ada beberapa perbedaan dari kduanya yang perlu diketahui.

BAIC GIIAS 2025

BAIC BJ30 Hybrid meluncur di GIIAS 2025 (Foto: Nadya/Carmudi)

Berikut uraian singkat mengenai perbedaan utama mobil hybrid dan plug-in hybrid:

Kapasitas Baterai

Selain mesin dan motor lsitrik, mobil hybrid dan plug-in hybrid juga sama-sama dibekali oleh baterai yang berfungsi menyimpan energi listrik.

Umumnya, kapasitas baterai pada mobil hybrid relatif lebih kecil yang berperan untuk mendukung kinerja motor listrik dalam memutar roda pada kecepatan dan jarak tertentu.

Sementara pada mobil plug-in hybrid, kapasitas baterainya lebih besar memungkinkan mobil untuk berjalan menggunakan tenaga listrik sepenuhnya dalam jarak tertentu atau lebih jauh ketimbang hybrid.

Baca Juga: Mengenal Jajaran Mobil Hybrid Hyundai, Punya Banyak Keunggulan

Perbedaan Mobil Hybrid dan Plug-in Hybrid

Bagian dari Mobil hybrid (Foto: Toyota)

Pengisian Baterai

Mobil hybrid tidak memerlukan pengisian daya baterai secara eksternal. Baterainya terisi otomatis melalui regenerative braking, yaitu sistem yang mengubah energi kinetik saat mobil melambat atau sedang melewati jalan menurun menjadi energi listrik yang disimpan di dalam baterai.

Di beberapa model mobil hybrid di Indonesia, ada yang menggunakan mesin berkapasitas kecil sebagai generator untuk mengisi baterai. Mesinnya sama sekali tidak langsung terhubung ke roda penggerak.

Pada mobil plug-in hybrid, baterainya bisa dicas, layaknya mobil listrik murni. Oleh karena itu, mobil dengan teknologi ini bisa melaju dalam mode listrik sepenuhnya untuk perjalanan jarak pendek dan bisa beralih ke mesin pembakaran dalam saat daya listrik pada baterai habis.

(Foto: Santo/Carmudi)

Efisiensi Bahan Bakar

Efisiensi bahan bakar pada mobil hybrid cukup baik, karena mesin dan motor listrik bekerja sama untuk mengoptimalkan konsumsi bahan bakar.

Motor listriknya dibantu oleh baterai berfungsi pada kecepatan rendah atau saat akselerasi.

Rata-rata konsumsi bahan bakar mobil hybrid sangat bervariasi, umumnya berkisar antara 15 hingga 25 kilometer per liter.

Mobil plug-in hybrid jauh lebih irit bahan bakar. Sebab, bisa berjalan hanya memanfaatkan energi pada baterai menggerakkan roda mobil melalui motor listriknya. Jarak tempuhnya bisa mencapai puluhan kilometer.

Kisaran konsumsi bahan bakarnya mobil ini bisa lebih dari 30 kilometer per liter.

Perbedaan Mobil Hybrid dan Plug-in Hybrid

Bagian dari Mobil Plug-in Hybrid (Foto: Toyota)

Harga

Perbedaan berikutnya antara mobil hybrid dan plug-in hybrid adalah soal harga.

Teknologi plug-in hybrid lebih canggih dan merupakan hasil pengembangan dari hybrid. Mobil plug-in hybrid tidak hanya mengandalkan mesin pembakaran dalam dan motor listrik, seperti pada mobil hybrid, tetapi juga dilengkapi dengan baterai berkapasitas besar

Berhubung teknologi plug-in hybrid lebih kompleks dan kapasitas baterai yang lebih besar, tidak mengherankan jika mobil dengan teknologi tersebut biasanya memiliki harga lebih mahal dibandingkan dengan mobil hybrid.

Baca Juga: Berbagai Hal Menarik dari Jaecoo J8 SHS ARDIS, Tenaganya Gila!

Mesin All New Hyundai Palisade Hybrid (Foto: Santo/Carmudi)

Daftar Model Mobil Hybrid dan Plug-in Hybrid

Setelah mengetahui singkat mengenai perbedaan mobil hybrid dan plug-in hybrid, saatnya melihat beberapa model yang tersedia di pasar Indonesia.

Berikut ini daftar berbagai model pilihan mobil hybrid dan plug-in hybrid beserta harga per September 2025 yang dapat menjadi referensi bagi Carmudian bila ingin memulai peralihan ke kendaraan ramah lingkungan sebelum beralih sepenuhnya ke kendaraan listrik:

Model Mobil Hybrid dan Harga

Toyota

Kijang Innova Zenix HEV

  • 2.0 G HV CVT (Non Premium Color) Rp473,4 juta
  • 2.0 G HV CVT (Premium Color) Rp476,1 juta
  • 2.0 V HV CVT Non Modelista Non RSE (Non Premium Color) Rp528,8 juta
  • 2.0 V HV CVT Non Modelista Non RSE (Premium Color) Rp531,7 juta
  • 2.0 V HV CVT Non Modelista (Non Premium Color) (Spot Order*) Rp537 juta
  • 2.0 V HV CVT Non Modelista (Premium Color) (Spot Order*) Rp540 juta
  • 2.0 V HV Modelista CVT Non RSE (Non Premium Color) Rp538,7 juta
  • 2.0 V HV Modelista CVT Non RSE (Premium Color) Rp541,6 juta
  • 2.0 V HV Modelista CVT (Non Premium Color) Rp547 juta
  • 2.0 V HV Modelista CVT (Premium Color) Rp549,9 juta
  • 2.0 Q HV CVT TSS NON MODELISTA (Non Premium Color) (Spot Order) Rp615,4 juta
  • 2.0 Q HV CVT TSS NON MODELISTA (Premium Color) (Spot Order) Rp618,3 juta
  • 2.0 Q HV CVT TSS MODELISTA Non RSE (Non Premium Color) Rp617 juta
  • 2.0 Q HV CVT TSS MODELISTA Non RSE (Premium Color) Rp619 juta
  • 2.0 Q HV CVT TSS MODELISTA (Non Premium Color) Rp625,3 juta
  • 2.0 Q HV CVT TSS MODELISTA (Premium Color) Rp628,2 juta.

Vellfire HEV

  • 2.5 HEV (VIP) Type (Non Premium Color) Rp1,868,1 miliar
  • 2.5 HEV (VIP) Type (Premium Color) Rp1,871,6 miliar.

Alphard HEV

  • 2.5 HEV CVT (Non Premium Color) Rp1,733 miliar
  • 2.5 HEV CVT (Premium Color) Rp1,736,6 miliar

Yaris Cross HEV

  • 1.5 S HV CVT TSS (Non Premium Color) (Spot Order) Rp437,2 juta
  • 1.5 S HV CVT TSS (Premium Color) (Spot Order) Rp439,7 juta
  • 1.5 S HV CVT TSS Dual Tone (Non Premium Color) (Spot Order) Rp441,1 juta
  • 1.5 S HV CVT TSS Dual Tone (Premium Color) (Spot Order) Rp442,1 juta
  • 1.5 S GR HV CVT TSS (Non Premium Color) Rp446,6 juta
  • 1.5 S GR HV CVT TSS (Premium Color) Rp449,1 juta
  • 1.5 S GR HV CVT TSS Dual Tone (Non Premium Color) Rp450,5 juta
  • 1.5 S GR HV CVT TSS Dual Tone (Premium Color) Rp451,6 juta

Corolla Cross HEV

  • 1.8 Hybrid A/T (Non Premium Color) Rp603,8 juta
  • 1.8 Hybrid A/T (Premium Color) Rp606,9 juta
  • 1.8 Hybrid GR-S A/T (Non Premium Color) Rp643,1 juta
  • 1.8 Hybrid GR-S A/T (Premium Color) (Dual Tone) Rp648,2 juta

Corolla Altis HEV

  • 1.8 HEV Type (Non Premium Color) (Spot Order) Rp637,5 juta
  • 1.8 HEV Type (Premium Color) (Spot Order) Rp640,6 juta
  • 1.8 HEV GR-S Type (Non Premium Color) (Spot Order) Rp644,9 juta
  • 1.8 HEV GR-S Type (Premium Color) (Spot Order) Rp648 juta

Camry HEV

  • 2.5 L Hybrid A/T (Non Premium Color) Rp973,3 juta
  • 2.5 L Hybrid A/T (Premium Color) Rp976,4 juta

Honda

Step WGN

  • e:HEV Rp629 juta

CR-V

  • 2.0L RS e:HEV Rp825,8 juta

HR-V

  • e:HEV Rp449 juta
  • e:HEV Modulo Rp460,7 juta
  • RS e:HEV Rp488 juta

Civic

  • RS e:HEV Rp699 juta

Accord

  • 2.0L RS e:HEV Rp970 juta

Wuling

Almaz

  • RS Pro Hybrid Rp445 juta
  • Hybrid Rp479 juta

Nissan

X-Trail

  • e-Power with e-4orce Rp795 juta

Serena e-Power

  • Highway Star (4×2) A/T Rp655 juta

Kicks

  • e-Power Rp522,6 juta

MG

  • VS Super Hybrid Magnify Rp392,9 juta

GWM

Haval

  • H6 HEV Rp595 juta
  • Jolion Ultra HEV Rp418 juta

Tank

  • 300 HEV Rp849 juta
  • 500 HEV Rp1,208 miliar

Hyundai

Palisade

  • Smartstream G2.5T-GDi Hybrid – Calligraphy Rp1,359 miliar
  • Smartstream G2.5T Hybrid – Calligraphy Rp1,274 miliar
  • Smartstream G2.5T Hybrid – Signature Rp1,105 miliar

Santa FE

  • Calligraphy Hybrid 1.6T-GDi HEV Rp900,5 juta
  • Prime Hybrid 1.6T-GDi HEV Rp814,3 juta

Tucson

  • Smartstream G1.6T-GDi Hybrid Rp766,6 juta

Chery

Tiggo Cross CSH Hybrid

  • Comfort Rp299,9 juta
  • Premium Rp319,9 juta

BAIC

BJ30 Hybrid 4×4 Rp575 Juta
BJ30 Hybrid 4×2 Rp499 Juta

Kia

Carnival Hybrid

  • 7-seater Rp1,398 miliar

Lexus

UX

  • 300h Luxury Rp1,131 miliar
  • 300h F Sport Rp1,166 miliar

RX

  • 500h F Sport+ Rp2,123 miliar
  • 350h Luxury Rp1,823 miliar

NX

  • 350h Luxury Rp1,471 miliar
  • 350h F Sport Rp1,52 miliar

LBX

  • Sport Rp958 juta
  • Luxury Rp910 juta
  • Bespoke Rp1,172 miliar

ES

  • 300h Ultra Luxury Rp1,391 miliar

LM

  • 500h 4-Seater Rp3,441 miliar
  • 350h 7-Seater Rp2,208 miliar
  • 350h 4-Seater Rp2,803 miliar.

Daihatsu

  • Rocky e-Smart Hybrid Rp299,85 juta.

Baca Juga: GAC E9 PHEV dengan Setir Kanan Sudah Mendarat di Indonesia

Perbedaan Mobil Hybrid dan Plug-in Hybrid

Toyota Yaris Cross Hybrid

Model Mobil Plug-in Hybrid dan Harga

Chery

  • Tiggo 9 CSH AWD Rp719,9 juta
  • Tiggo 8 CSH Rp509 juta

Jaecoo

  • J7 SHS Rp499,9 juta
  • J8 SHS ARDIS Rp850 juta (harga pre-booking)

Volvo

  • XC60 Recharge Rp1,59 miliar
  • XC90 Recharge Rp2,4 miliar

Lexus

  • RX 450h+ Luxury Rp1,993 miliar
  • NX 450h+ F Sport Rp1,665 miliar

Mazda

  • CX-80 Rp1,2 miliar.
Perbedaan Mobil Hybrid dan Plug-in Hybrid

Hadirkan Jaecoo J7 SHS Discover (Foto: Santo/Carmudi)

Kesimpulan

Mobil hybrid dan plug-in hybrid kini semakin populer di Indonesia, seiring dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya kendaraan ramah lingkungan. Kedua teknologi ini, meskipun berbagi kesamaan dalam penggunaan mesin pembakaran dalam dan motor listrik, memiliki perbedaan signifikan yang memengaruhi cara pengoperasian dan harga.

Mobil hybrid lebih terjangkau dengan teknologi yang lebih sederhana, di mana mesin pembakaran dalam (ICE) dan motor listrik bekerja secara otomatis untuk mengoptimalkan konsumsi bahan bakar.

Di sisi lain, mobil plug-in hybrid (PHEV) menawarkan kelebihan dengan kapasitas baterai lebih besar yang memungkinkan pengemudi untuk menjalani perjalanan dalam mode listrik sepenuhnya pada jarak tertentu, tetapi dengan harga yang lebih tinggi.

Baca Juga: Meluncur Perdana secara Global di Indonesia, Segini Estimasi Harga Wuling Cortez Darion

Perbedaan Mobil Hybrid dan Plug-in Hybrid

Volvo Umumkan Penurunan Harga Mobil pada GIIAS 2025 (Foto: Carmudi/Mada Prastya)

Bagi mereka yang tertarik untuk beralih ke kendaraan ramah lingkungan, pilihan antara mobil hybrid dan plug-in hybrid dapat disesuaikan dengan kebutuhan, preferensi, dan anggaran masing-masing.

Dengan berbagai model dan harga yang tersedia, konsumen di Indonesia kini memiliki banyak pilihan untuk memulai peralihan menuju kendaraan yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

FAQ

  • Apa perbedaan utama antara mobil hybrid dan plug-in hybrid?

Mobil hybrid menggunakan mesin pembakaran dalam (ICE) dan motor listrik yang bekerja secara bersamaan tanpa perlu pengisian daya eksternal. Sedangkan mobil plug-in hybrid dilengkapi dengan baterai berkapasitas lebih besar yang bisa diisi ulang menggunakan listrik dari luar, memungkinkan pengemudi untuk menjalani perjalanan dengan tenaga listrik sepenuhnya pada jarak tertentu.

  • Mengapa mobil plug-in hybrid lebih mahal dibandingkan mobil hybrid?

Mobil plug-in hybrid lebih mahal karena dilengkapi dengan baterai yang lebih besar, teknologi yang lebih canggih, dan fitur pengisian daya eksternal. Semua ini meningkatkan biaya produksi dan harga jualnya dibandingkan dengan mobil hybrid yang lebih sederhana.

  • Apakah perlu mengisi daya baterai mobil hybrid secara eksternal?

Tidak. Mobil hybrid mengisi baterainya secara otomatis menggunakan sistem regenerative braking atau menggunakan mesin kecil sebagai generator. Anda tidak perlu menghubungkannya ke sumber listrik eksternal.

  • Apa keuntungan menggunakan mobil hybrid dan plug-in hybrid dibandingkan mobil konvensional?

Keuntungan utama dari mobil hybrid dan plug-in hybrid adalah penghematan bahan bakar dan pengurangan emisi karbon. Mobil hybrid mengurangi konsumsi bahan bakar, sementara mobil plug-in hybrid memungkinkan perjalanan lebih jauh dengan tenaga listrik, sehingga mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan lebih ramah lingkungan.

  • Apakah mobil plug-in hybrid membutuhkan infrastruktur pengisian daya khusus?

Ya, mobil plug-in hybrid memerlukan stasiun pengisian daya atau stopkontak rumah untuk mengisi baterainya. Pengisian daya dapat dilakukan di rumah atau di stasiun pengisian umum, tergantung pada lokasi dan infrastruktur yang tersedia.

Penulis: Santo Sirait

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker