Seres E3 Segera Masuk Indonesia, E1 Tidak Jomblo Lagi

Jakarta – Mobil listrik terbaru dari Seres bernama E3 tidak lama lagi akan masuk Indonesia. Kehadirannya bakal menemani Seres E1 yang sudah cukup lama sendirian.
Merek Seres resmi memperkenalkan diri di Indonesia pada pertengahan 2023. Berada di bawah payung PT Sokonindo Automobile yang juga sebagai Agen Pemegang Merek (APM) DFSK, Seres langsung tancap gas dengan menghadirkan mobil listrik berdimensi imut, E1.
Baca Juga: Mobil Listrik Seres di Indonesia, Harga dan Modelnya Apa Saja?
Hampir satu setengah tahun berjalan, Seres bertahan dengan satu produknya itu. Kabar terbaru, tahun ini Sokonindo Automobile akan mendatangkan Seres E3 mendampingi E1.
Sosok Seres E3 telah diperkenalkan ke hadapan awak media saat acara “A Special Evening: Iftar & Journey into the Future 2025” di Jakarta, Senin (24/3/2025). Namun, saat diperkenalkan, seluruh tubuh E3 masih dibalut dengan stiker kamuflase. Kendati demikian tidak ada batasan untuk melihat lebih dekat bahkan masuk ke kabin dari mobil tersebut.
Selain memperlihatkan Seres E3, pada kesempatan yang sama Sokonindo Automobile turut memberitahu kalau Sport Utility Vehicle (SUV) listrik itu akan diperkenalkan ke publik Indonesia di ajang Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) bulan depan.
“Ini (Seres E3) jadi produk keduanya Seres. Makanya kami kasih teaser sekarang, di PEVS 2025 kami akan launching,” ungkap Cing Hok Rifin, Director of Sales Centre Sokonindo Automobile.
Sekadar informasi, PEVS 2025 akan diselenggarakan mulai 29 April hingga 4 Mei 2025, di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Lebih lanjut, Sokonindo Automobile memastikan pada saat Seres E3 dibawa ke PEVS 2025 sudah tidak lagi mengenakan stiker kamuflase di bodinya. Perkiraan harganya pun bakal langsung diumumkan di hari pertama gelaran pameran khusus kendaraan listrik tersebut.
Menariknya lagi, konsumen sudah bisa melakukan pemesanan unit.
“Di PEVS 2025 kami akan bikin pre order. Jadi menunggu dua bulan, lalu di GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) 2025 kami bisa serah terima unit sekaligus pengumuman harga resminya,” terang Cing Hok Rifin.
Baca Juga: Gofar Hilman Cuma Butuh Tiga Minggu Buat Bikin Seres E1 Sekeren ini
Menyoal berapa perkiraan harga yang nantinya akan disampaikan ke konsumen pada saat E3 diperkenalkan, Cing Hok Rifin menolak untuk memberitahunya.
“Tunggu tanggal mainnya. Kalau bisa di bawah Rp400 juta,” tuturnya.
Hanya Satu Varian
Sementara ini, E3 yang akan dihadirkan cuma satu pilihan saja, Luxury yang merupakan varian teratasnya. Mengingat pada umunya konsumen di Indonesia cenderung membeli varian tertinggi ketika ada mobil baru yang masuk.
Setiap pembelian E3, Sokonindo Automobile akan memberikan home charging kepada konsumen secara gratis. Dengan begitu, pemilik E3 akan lebih mudah melakukan pengisian daya baterai mobil dan tidak perlu mengantre di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
“Banyak manfaatnya kalau ada home charging, tidak mengantre di SPKLU dan setiap jam 10:00 malam dapat diskon 30 persen dari PLN. Di mana kalau pengguna ke SPKLU harga per kWh-nya mahal sekitar Rp2.400 an, kalau isi daya di rumah RpRp1.700 an sampai Rp1.900 an,” terangnya.
Beda dari DFSK Glory E3
Kembali ke lima tahun yang lalu, Sokonindo Automobile pernah memboyong mobil listrik Glory E3. Mobil listrik ini pertama kali diperlihatkan di ajang GIIAS 2019, di saat kendaraan listrik belum ramai seperti sekarang.
DFSK Glory E3 menjalani debut di Shanghai Auto Show 2018. Glory E3 memiliki panjang bodi keseluruhan 4.385 mm, lebar 1.850 mm, tinggi 1.647 mm dan wheelbase 2.655 mm.
Bagian depan mobil dibalut dengan chrome grille tiga garis mewarisi gaya desain ciri khas DFSK. Desain belakang mobil mewarisi DNA SUV, serta dipadu sporty wheel 18 inci.
Baca Juga: Mobil Listrik DFSK Glory E3 Punya DNA dari Teknologi Tesla Motors
Glory E3 sangat mumpuni digunakan untuk menemai aktivitas sehari-hari, karena memiliki jarak tempuh maksimal 405 km. Angka tersebut didapat berkat penggunaan baterai berkapasitas sebesar 52,56 kwh.
Pengisian daya baterai, Glory DFSK E3 hanya memerlukan waktu 30 menit untuk mencapai 80 persen dengan menggunakan teknologi fast charging.
Untuk menggerakkan rodanya, SUV tanpa emisi ini mengandalkan motor elektrik tipe Permanent Magnet Synchronous Motor. Tenaga yang dikeluarkannya mencapai 163 ps dan torsi puncak 300 Nm yang mampu berakselerasi 0-50 kilometer per jam dalam waktu 3,9 detik.
Selain itu, tersedia tiga mode berkendara yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan pengemudi. Mode berkendaranya ada Normal, Eco, dan Sport.
Glory E3 juga telah dibekali operating system generasi baru DFSK Lin OS 4.0 yang akan memberikan kemudahan akses untuk mengontrol segala aktivitas mobil ini. Teknologi i-talk yang merupakan fitur perintah suara turut dibenamkan pada mobil ini.
Pusat entertainment pun ditunjang dengan floating HD screen berukuran 1.25 inch.
Menyoal fitur keamanan, Glory E3 dilengkapi dengan 6 airbags, Lane Departure Warning, Hill Descent Control, Hill Start Assist serta Forward Collison Warning.
Cing Hok Rifin memastikan bahwa apa yang ditawarkan oleh Glory E3 akan berbeda dengan Seres E3. Dirinya membeberkan beberapa perbedaannya menyangkut bagian eksterior dan perangkat lunak.
“Banyak perbedaannya, software yang di dalam monitornya, lalu front bumper berubah, ini lebih panjang sedikit dari sebelumnya,” jelas dia.
Menurutnya, perubahan ini mengikuti perkembangan kendaraan listrik di China. Sebab, di sana kompetitornya terlalu sengit dan terlalu cepat.
“Jadi sudah banyak perubahan dibanding produk sebelumnya,” sambungnya.
Diambil dari Basis Seres LanDian E3
Baru-baru ini ramai pemberitaan mengenai mobil yang tertutup stiker kamuflase terlihat di jalan raya. Tidak sedikit yang menduga bahwa mobil tersebut adalah Seres LanDian E3 karena memiliki kesamaan dari tampilan luarnya. Bahkan pihak Sokonindo Automobile saat diminta tanggapan soal mobil tersebut membenarkan bahwa itu adalah mobil Seres.
Benar saja, mobil tersebut adalah Seres yang kemarin diperlihatkan ke awak media. Bukan pakai nama LanDian E3 melainkan Seres E3. Namun, Cing Hok Rifin tak menampik, jika Seres E3 yang bakal masuk Indonesia mengambil basis dari LanDian E3.
“Jadi di beberapa APM di dunia ada yang mengambilnya dari LanDian, ada yang mengambil dari DFSK dan Seres. Jadi satu platform banyak brand-nya. Misalnya ada di beberapa negara dia langsung pakai merek DFSK dia enggak mau ganti Seres atau LanDian. Dia jualnya DFSK E3 di beberapa negara ada juga yang jual dengan nama Seres E3, tapi platformnya sama,” terang dia.
Baca Juga: Sensasi Fitur Mode Berkendara saat Menjajal Seres E1 di Bandung
Seres E3 Diproduksi Lokal
Mengikuti jejak mobil DFSK dan Seres yang sudah diproduksi lokal, nantinya E3 juga bakal dibuat di dalam negeri.
Proses produksinya dilakukan di pabrik milik Sokonindo Automobile yang berada di Kawasan Industri Modern Cikande, Serang, Banten. Pabrik ini sendiri diresmikan pada 28 November 2017 berada di atas lahan seluas 20 hektar, dengan kapasitas produksi maksimalkan hingga 50 ribu unit kendaraan setiap tahun.
Uji coba produksi Seres E3 sudah mulai dilakukan di pabrik tersebut. Pihaknya juga telah menggelontorkan investasi untuk keperluan pembaruan fasilitas pabrik agar dapat memproduksi mobil terbaru Seres tersebut.
“Semua model kami (DFSK dan Seres) diproduksi di Indonesia. Kalau enggak harganya nanti enggak bisa terjangkau. Kami juga sudah trial production untuk Seres E3,” pungkas Cing Hok Rifin.
Nantinya Seres E3 hasil produksi lokal tidak hanya diperuntukkan bagi pasar domestik saja, Sokonindo Automobile memiliki rencana mengekspornya juga ke sejumlah negara terutama ASEAN yang menerapkan setir kanan.
FAQ
- Apa nama model mobil baru Seres di Indonesia?
Tahun ini Sokonindo Automobile akan mendatangkan Seres E3 mendampingi E1.
- Kapan Seres E3 diperkenalkan?
Sokonindo Automobile memberitahu kalau Seres E3 akan diperkenalkan ke publik Indonesia di ajang Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) pada 29 April 2025.
- Kapan Seres E3 diserahkan ke konsumen?
Di PEVS 2025 bisa pre order, lalu di GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) 2025 serah terima unit sekaligus pengumuman harga resminya.
- Ada berapa varian Seres E3?
Sementara ini, E3 yang akan dihadirkan cuma satu pilihan saja, Luxury yang merupakan varian teratasnya. Mengingat pada umunya konsumen di Indonesia cenderung membeli varian tertinggi ketika ada mobil baru yang masuk.
- Berapa harga Seres E3?
Tunggu tanggal mainnya. Kalau bisa di bawah Rp400 juta.
Penulis: Santo Sirait