Ban Mobil Listrik Berpotensi Lebih Cepat Habis
Jakarta — Bobot mobil listrik yang cukup berat karena menggendong baterai dianggap membuat kerja ban lebih ekstra sehingga cepat habis.
Hal itu pun menjadi tantangan tersendiri bagi produsen ban untuk menciptakan produk yang lebih tahan lama.
Berdasarkan pengamatan Bridgestone Indonesia, kondisi ban mobil listrik sudah tidak optimal setelah penggunaan 20.000—30.000 km, seperti disampaikan Fisa Rizqiano, Deputy Head of OE Sales Bridgestone Indonesia.
“Kalau kita bandingkan dengan umur ban normal (mobil konvensional) kan separuhnya,” katanya, Rabu (22/1/2025) di Jakarta.
Baca juga: Bisa untuk Mobil Listrik, Bridgestone Hadirkan Ban Turanza 6
Makanya Bridgestone Indonesia sedang melakukan studi mendalam untuk melahirkan ban khusus mobil listrik. Salah satu hal yang diupayakan adalah ban lebih awet.
“Tapi kita sebagai pabrikan challenge dong. Bagaimana minimal mendekati lah, tapi memang tidak bisa sama persis karena karakteristiknya berbeda,” sambungnya.
Kriteria Ban Mobil Listrik
Lebih lanjut, Fisa menyampaikan beberapa kriteria yang umumnya diminta pabrikan mobil listrik untuk ban bawaan pabrik bagi produknya.
Kriteria paling utama ialah ban yang digunakan mesti mampu menambah jarak tempuh. Artinya hambatan gulir harus ditekan seminim mungkin.
Di lain sisi, ban harus memiliki traksi yang tinggi mengingat mobil listrik memiliki performa torsi yang instan.
Tantangannya, hambatan gulir yang minim dan traksi tinggi itu bagai dua sisi mata uang.
“Kemudian traksinya juga lebih tinggi karena mereka mobil listrik traksinya lebih instan. Kalau tidak begitu nanti slip,” tutur Fisa.
Sejauh ini, Bridgestone belum memiliki produk ban yang memang dikhususkan untuk mobil listrik.
Namun, produk barunya yang bernama Turanza 6 diklaim sudah siap digunakan untuk mobil listrik.
Turanza 6 masuk dalam segmen ban comfort touring premium yang hadir dengan bentuk dan pola baru dibandingkan produk sebelumnya.
Baca juga: Menyasar SUV dan Double Cabin, Ini Keunggulan Ban Bridgestone Dueler A/T002
Penulis: Mada Prastya
Editor: Santo Sirait