BateraiBaterai Solid-StateBeritahyundaimobil listrikNewsRepost #carmudi

Hyundai Siapkan Uji Produksi Baterai Solid-State

Seoul – Hyundai dikabarkan tengah menyiapkan lini produksi untuk baterai solid-state pada bulan depan.

Menurut situs web Arena EV, Rabu (12/2/2025), baterai solid-state yang akan dikenalkan oleh Hyundai ini memiliki jarak tempuh yang lebih baik.

Selain itu, waktu pengisian daya pada mobil listrik Hyundai yang menggunakan baterai solid-state ini juga lebih cepat dan bobotnya ringan.

hyundai baterai solid-state

Pabrikan asal Korea Selatan ini memiliki rencana besar untuk terus fokus mengembangkan teknologi kendaraan listrik.

Dikatakan dalam situs web tersebut jika perusahaan ini tengah mengumumkan investasi substansial yang bernilai lebih dari 8 miliar Euro atau setara Rp135,4 triliun.

Investasi tersebut nantinya akan fokus mengembangkan teknologi baterai baru selama satu dekade ke depan.

Baca juga: Melirik Harga Pasaran Hyundai Creta Bekas pada 2025

Bahkan termasuk untuk melakukan pengembangan terhadap baterai lithium-iron phosphate (LFP), nickel cobalt manganese (NCM), dan termasuk solid-state yang sedang diminati.

Hyundai juga akan membuka pusat penelitian baterai baru yang berlokasi di Uiwang, Korea Selatan.

Pabrik tersebut nantinya akan menjadi lini percontohan baterai solid-state yang sedang dikembangkan oleh Hyundai.

hyundai baterai solid-state

GM (General Motors) pabrikan asal Amerika Serikat dikabarkan akan hadir guna memperluas kemitraan kendaraan listrik dengan Hyundai.

Dalam produksi skala penuh, lini percontohan ini nantinya akan dimulai pada bulan depan dan diprediksi mulai digunakan pada akhir 2025 mendatang.

Lini percontohan ini akan berfungsi sebagai tempat pengujian untuk teknologi berbagai baterai jenis baru yang sedang dikembangkan.

Baca juga: Harga Berlangganan EV Charging Hyundai, Bisa untuk Semua Merek

Baterai solid-state sendiri saat ini dinilai menjadi salah satu baterai impian lantaran memiliki jarak tempuh jauh, pengisian lebih cepat, dan kepadatan energi lebih tinggi.

Tingkat keamanan dari baterai solid-state ini juga dinilai lebih baik dibandingkan baterai jenis lain yang saat ini sudah beredar di pasaran.

Namun sayangnya, baterai solid-state masih memiliki tantangan berupa cara pembuatannya yang dinilai lebih sulit dibandingkan jenis baterai lain.

Hyundai sendiri berharap baterai ini akan dapat diproduksi masal pada 2030 mendatang untuk dipakai di model kendaraan listriknya.

Walaupun jalur produksinya masih berstatus skala kecil, namun ini menjadi lompatan besar bagi Hyundai.

Dengan memproduksi baterai secara mandiri atau internal, Hyundai merasa yakin untuk memiliki keunggulan dalam pengembangan tersebut.

Penulis: Rizen Panji
Editor: Santo Sirait

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker