Beberapa Hal yang Bikin Jetour Dashing Beda dari Kompetitor

Jetour Dashing punya modal untuk bersaing dengan para kompetitor yang sudah lebih dahulu eksis di Indonesia. Beberapa modal yang dimiliki Dashing membuatnya beda dari para kompetitor.
PT Jetour Motor Indonesia (JMI) merangsek masuk pasar otomotif Indonesia dengan berbekal dua model mobil sebagai produk perdananya.Sebut saja satu di antaranya Jetrour Dashing.
Baca Juga: Harga dan Spesifikasi Jetour Dashing: Lebih Masuk Akal daripada HR-V?
Bermain di Sport Utility Vehicle (SUV) segmen B, Jetour Dashing secara otomatis menantang merek lain yang masih satu kelas.
Dalam menghadapi para kompetitornya, Jetour membekali Dashing dengan beberapa keunggulan istimewa yang tidak dimiliki oleh pesaingnya.
Big Space, Bold Style
Mengusung konsep Big Space, Bold Style, Jetour Dashing berasal dari DNA istimewa Jetour, yaitu Travel+ yang menurunkan sifat-sifat terbaik sebagai inspirasi dari setiap perjalanan.
Mobil ini dirancang untuk memenuhi selera dinamis generasi muda yang penuh energi dengan memadukan desain sporty bersama teknologi mutakhir dan fitur-fitur menarik.
“Dashing di desain untuk memenuhi selera dinamis generasi muda banyak detail-detail yang memang membuat Dashing ini semakin enak di lihat dari berbagai angle. Desain sporty, fitur-fiturnya mutakhir, ada juga fitur-fitur yang unik dan superior di kelasnya,” ungkap Moch Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT Jetour Motor Indonesia (JMI) di sela-sela kegiatan test drive Jetour Dashing di Bandung, 25-26 Februari.
Keunggulan Jetour Dashing Ketimbang Kompetitor
Sebagai pemain baru di SUV segmen B tentu ada beberapa hal keistimewaan yang ditawarkan oleh Dashing.
Baca Juga: Kencan Singkat Bersama Jetour Dashing
Terbesar di Kelasnya
Dashing memiliki fitur dengan dimensi lebih besar ketimbang kompetitor. Ada dua fitur yang menjadi sorotan, yakni panoramic sunroof dan pelek.
Dashing memiliki panoramic sky sunroof berukuran 75 inci, sedangkan peleknya berdiameter 19 inci.
Jika disandingkan dengan kompetitornya dari merek lain di kelas yang sama, hanya memiliki panoramic biasa dan ukurannya tak sebesar yang ada di Dashing. Sementara ukuran pelek yang tersemat di kompetitor terdekatnya hanya berukuran pelek 17 atau 18 inci.
“Jadi kalau kami bisa bilang terbesar di kelasnya dan tidak bisa ditemukan di model-mode lain di segmen yang sama,” terang Ranggy.
Kabin Luas
Dashing dirancang dengan panjang bodi keseluruhan 4.590 mm, lebar 1.900 mm, dan tinggi 1.685 mm yang menawarkan ruang kabin luas dan terbesar di kelasnya.
Berkat kabinnya yang luas kenyamanan pengemudi maupun penumpang menjadi lebih optimal, ruang kepala dan kaki lega.
“Kami sudah cek dan riset kalau masuk ke kabin dengan ukuran tinggi badan standar orang Indonesia sekira 168 – 170 cm leg room-nya dan head room-nya sangat lapang kurang lebih ada 15 inci bisa lebih juga,” tutur Ranggy.
Tak hanya itu, ruang bagasinya pun terbesar dikelasnya dengan kapasitas 486 liter.
Sementara bila dilihat ke kompetitornya tidak ada yang memiliki bodi seukuran dengan Dashing. Kapasitas bagasi pesaingnya pun jauh lebih kecil.
Baca Juga: Jetour Umumkan Tiga Warna Baru SUV Dashing
“Kami memfokuskan untuk kenyamanan. Ketika masuk ke kabin kenyamanan dalam hal kelapangan juga menjadi terbaik di kelasnya,” sambung dia.
Dual Clutch Transmission
Mobil yang sudah diproduksi lokal ini menggunakan transmisi 6-Speed Dual Clutch Transmission (DCT) membuat perpindahan gigi yang cepat dan responsif sehingga berkendara menjadi lebih dinamis.
Di antara kompetitornya hanya Dashing yang menggunakan transmisi jenis tersebut. Merek lain pakai transmisi jenis CVT atau AT.
Akselerasi Mulus
Akselerasi Jetour Dashing mampu mencapai kecepatan 100 km/jam dari posisi diam hanya dalam 10,5 detik. Jika model lain dikelasnya lebih lambat 2-3 detik.
“Ini juga menjadi benefit dari 6-Speed DCT akselerasi menjadi seamless. Kalau kita komparasi dengan dua kompetitor terdekat di kelasnya ini kita lebih cepat dan juga membuat performa Dashing sangat baik untuk setiap skenario perjalanan,” terang Ranggy.
Selain itu, mobil ini juga sudah punya paddle shift yang membuat pengalaman mengemudi menjadi lebih menyenangkan karena memungkinkan perpindahan gigi secara manual langsung di lingkar kemudi.
Suspensi Independen
Jetour mengandalkan suspensi independen di produknya yang satu ini demi memberikan rasa nyaman karena rendah getaran dan suara. Selain itu, untuk kemudahan dalam pengendalian kendaraan terlebih di jalan yang tidak rata.
Baca Juga: Selain X50e, Jetour akan Bawa T1 dan T2 ke Indonesia
Connected Journey
Kembali ke bagian kabin, Dashing memiliki Connected Journey yang diaplikasikan melalui dual big screen berupa layar berukuran 10,25 inci. Bagian layar paling kiri punya fungsi sebagai entertainment dan beberapa menu untuk mengontrol fitur kendaraan. Bisa juga terhubung ke smartphone tanpa kabel melalui fitur Android Auto dan Apple Carplay
Sedangkan layar sebelah kanan adalah instrument cluster.
Fitur Perintah Suara
Dashing juga memiliki fitur perintah suara yang bisa di kontrol bukan cuma dari jok pengemudi, tapi dari kursi penumpang sekalipun.
Wireless Charging
Keunggulan lain yang dimiliki Jetour Dashing, yaitu terdapat wireless charging. Letaknya berada di konsol tengah, memudahkan pengguna kendaraan mengisi daya baterai smartphone tanpa kabel.
Menariknya, di tempat wireless charging terdapat kisi-kisi yang mengeluarkan udara sejuk, sehingga ketika smartphone sedang menjalani proses pengisian daya baterai tidak akan mengalami panas berlebih.
Kamera 540 Derajat
Keberadaan kamera 540 derajat memberikan pandangan yang sangat luat bagi pengemudi dalam melihat ke berbagai sudut luar kendaraan.
Hasil tangkapan kamera pada fitur ini akan tampil di head unit.
Fitur kamera 540 derajat dapat membantu pengemudi saat memarkirkan kendaraannya, apalagi di ruang yang terbatas.
Rangka Bodi Kukuh
Rangka bodi pada Dashing diklaim sangat kukuh karena menggunakan high strength steel body cage 75 persen, sehigga memberikan rasa aman dan nyaman selama berkendara.
Untuk memberikan perlindungan lebih bagi pengemudi maupun penumpang, terdapat pula enam air bag di kabin.
Baca Juga: Jetour Akui Sudah Banyak Konsumen yang Bertanya Soal Mobil Listrik X50e
Harga dan Varian Jetour Dashing
Jetour memasarkan Dashing dalam dua pilihan varian, yakni Journey dan Inspira. Kedua varian dijual dengan harga berada di angka Rp400 jutaan.
Berikut ini rincian harga On The Road (OTR) Jakarta di kedua varian Jetour Dashing:
- Journey Rp403,8 juta
- Inspira Rp434,8 juta.
Menyoal warna eksterior, Dashing punya lima pilihan, dua di antaranya Black dan White yang sudah ada sebelumnya. Sementara tiga lainnya, terdiri dari Bloodstone Red, Phantom Grey, dan Vanilla Blue merupakan warna baru yang resmi dirilis pada pertengahan bulan lalu, di IIMS 2025.
Tiga warna baru ini diklaim menarik yang semakin membangkitkan karakter jiwa muda pemiliknya.
Keuntungan yang Didapat Konsumen
Konsumen yang melakukan pembelian Jetour Dashing akan mendapatkan berbagai keuntungan sebagai berikut:
- Garansi mesin 10 tahun atau 1 juta kilometer
- Garansi kendaraan komprehensif enam tahun tanpa batasan kilometer
- Servis gratis selama tiga tahun yang mencakup biaya jasa dan sparepart
- Gratis bensin hingga 1.000 liter
- Gratis asuransi hingga dua tahun.
Baca Juga: Jetour Akui Sudah Banyak Konsumen yang Bertanya Soal Mobil Listrik X50e
Jetour juga memiliki program trade-in untuk semakin memudahkan kepemilikan produk Jetour. Dengan program trade-in ini, calon konsumen dapat menukar mobil lama mereka dengan mobil Jetour baru.
“Jadi memang kami luncurkan Dashing untuk konsumen muda yang dinamis, konsumen urban. Dan juga kami mau make sure semua experience setelah membeli produk Dashing benefit-nya adalah untuk worry free ketika mereka sudah membeli Dashing. Jadi benefit-benefit purnajual termasuk benefit asuransi, bensin dan juga servis gratis,” pungkas Ranggy.
Penulis: Santo Sirait