BeritaBerita otomotifFungsi RollerMotor maticNewsRepost #carmudiSepeda motorTips Otomotif

Fungsi, Cara Kerja, Perawatan Seputar Roller Motor Matic

Roller pada motor matic memiliki peran krusial dalam sistem transmisi otomatis, tetapi masih banyak pengendara yang belum memahami fungsi komponen ini.

Komponen kecil berbentuk silinder ini berfungsi mengatur perpindahan tenaga dari mesin ke roda belakang, sehingga memengaruhi akselerasi dan efisiensi bahan bakar.

CVT Honda Beat

Nah, penting juga nih supaya lebih tahu tentang fungsi roller pada motor matic yang banyak digunakan.

Di artikel ini kami akan membeberkan fungsi utama dari roller pada sepeda motor matic beserta cara kerjanya.

Baca juga: Kupas Tuntas Komponen CVT dan Fungsinya di Motor Matic

Fungsi Roller Pada Motor Matic

Nah, tanpa panjang-lebar lagi, berikut kami beberkan mengenai segala hal tentang fungsi roller pada motor matic.

  • Mempermudah Gerakan Variator

Pada fungsi pertama dari roller motor matic ini adalah untuk mempermudah gerakan variator yang merupakan komponen bekerja dalam proses pergerakan motor.

Supaya variator ini bekerja maksimal menggerakkan motor, maka kondisi roller juga harus bulat sempurna.

Jika roller tersebut bentuknya sudah tidak bulat atau mulai terkikis, maka variator tidak akan bekerja maksimal dalam menggerakkan motor.

Dampaknya sepeda motor akan terasa lebih berat ketika dikendarai dan diperlukan penggantian roller supaya bisa berjalan seperti semua.

  • Menentukan Besar Kecilnya Pulley

Kemudian fungsi yang kedua adalah untuk menentukan diameter dari pulley yang akan menggerakkan v-belt di motor matic.

Tanpa adanya perubahan ukuran, maka sepeda motor tidak akan dapat digerakkan sama sekali atau dikendarai.

fungsi roller motor matic

(Foto: TDR)

Pada saat diameter roller ini berubah lebih besar atau kecil sesuai tarikan gas motor, maka motor akan bergerak.

Ibaratnya, roller inilah yang nantinya akan mengubah diameter pulley menyesuaikan putaran mesin.

  • Mengatur Akselerasi Motor

Roller juga akan mengatur akselerasi pada sepeda motor. Roller bawaan dari pabrik akan bekerja mengatur akselerasi motor agar tetap seimbang. 

Banyak pemilik sepeda motor melakukan modifikasi ukuran pada roller untuk menyesuaikan dengan karakter berkendara.

Umumnya jika ingin mengejar top speed, maka ukuran roller standar bisa diganti dengan ukuran yang lebih berat.

Beda jika ingin mendapatkan akselerasi yang lebih baik, maka penggantian roller adalah dengan yang lebih ringan. Efeknya tentu saja ada pada top speed yang rendah. 

Jika hendak melakukan modifikasi, sebaiknya dilakukan dengan cara yang benar dan tidak melakukannya secara sembarangan.

Cara Kerja Roller pada Motor Matic

Setelah mengetahui fungsi roller pada motor matic, sekarang kami akan membahas mengenai cara kerjanya.

Pasalnya belum banyak juga yang mengetahui tentang cara kerja dari komponen berbentuk bulat seperti potongan pipa ini.

fungsi roller motor matic

Secara garis besar, pada saat roller bekerja maka akan mempengaruhi diameter dari puller primer dengan RPM memanfaatkan gaya sentrifugal. 

Di mana putaran komponen tersebut akan bergerak menjauhi pusat putaran dari pulley atau semakin melar. 

Gaya sentrifugal yang dihasilkan pun akan mendorong roller ke arah luar dan mendorong movable driven plate

Pada saat hal itu terjadi, dorongan ini baru terciptalah celah antara fixed dan movable drive plate yang mengecil. 

Akibatnya lingkar pada drive belt akan semakin melebar atau yang lebih dikenal dengan melebarnya diameter pulley

Cara kerja ini sesuai dengan fungsi roller pada motor matic nomor dua yang tadi telah dijelaskan. 

Cara Merawat Komponen Penunjang Roller 

Setelah mengupas mengenai fungsi dan juga cara kerjanya, kami akan membahas mengenai cara merawat dari komponen penunjang di area roller.

(Foto: AutoFun)

Pengecekan ini sejatinya wajib dilakukan oleh para pemilik sepeda motor agar performanya tidak kendor.

Lalu, apa saja yang harus dilakukan untuk merawat deretan komponen ini?

  • Periksa Fisik V-Belt

V-belt atau sabuk karet baja ini diketahui memiliki usia pakai, sehingga secara rutin harus diganti agar tidak putus saat dikendarai.

Biasanya kondisi v-belt yang sudah mulai jelek ini dapat dilihat dari bagian karet yang sudah mulai terlihat retak-retak.

Jika sudah mulai terlihat ada retakan, sebaiknya segera langsung diganti agar tidak putus di jalan ke depannya.

Atau bisa juga mengacu menggunakan kilometer yang sudah ditempuh, semisal diganti setiap 5.000 atau 10.000 km sekali.

Tapi tidak menutup kemungkinan jika v-belt dapat diganti lebih cepat dari perkiraan kalau sepeda motornya rutin dipakai setiap hari.

Motor matic yang kerap digeber dan membawa beban berat juga berpotensi membuat v-belt menjadi lebih cepat diganti.

  • Ganti Kampas Kopling

Kampas kopling juga memiliki peranan yang cukup penting pada area CVT motor matic dan wajib diganti secara berkala.

Kampas kopling berperan untuk menciptakan gaya sentrifugal sehingga wajib dicek kualitasnya secara rutin. 

(Foto: AutoFun)

Pada saat kampas kopling ini sudah terlihat menipis, maka sepeda motor akan terasa kurang responsif. 

Akselerasi yang dihasilkan juga akan terasa menurun dengan gejala slip yang akan ditimbulkan ketika kampas kopling sudah mulai tipis. 

Efek buruknya bukan hanya merusak roller tetapi juga akan membuat bahan bakar menjadi lebih boros. 

kampas kopling yang sudah aus sebaiknya segera diganti dengan yang baru. Jangan biarkan terlalu lama kampas kopling yang sudah terlalu tipis. 

  • Ganti Oli Transmisi

Oli transmisi pada motor matic sering disebut sebagai oli gardan yang menurut buku panduan juga wajib diganti secara berkala.

Cairan ini berfungsi untuk melumasi semua komponen layaknya mesin. Biasanya oli gardan ini bisa diganti setiap dua kali penggantian oli mesin.

Ilustrasi ganti oli gardan

Ilustrasi ganti oli gardan (Foto: Federal Oil)

Atau bisa juga melakukan penggantian oli gardan setiap penggantian oli mesin tergantung jarak tempuh yang dilewati.

Usahakan tidak memaksakan melewati genangan banjir karena dapat berimbas membuat oli gardan bercampur dengan air.

Salah satu ciri oli gardan yang kemasukan air yakni berwarna putih kecoklatan layaknya kopi susu saat oli tersebut dikeluarkan.

Tanda Roller Harus Diganti

Kemudian ada juga tanda-tanda dari roller yang sudah minta diganti karena usia pakai atau kondisi yang mulai jelek.

Anda dapat mengetahui tanda kapan roller harus diganti, sebab ada beberapa ciri yang bisa diperhatikan seperti di bawah ini.

  • Bersihkan/Servis CVT Secara Rutin

Untuk menjaga komponen CVT tetap baik, Anda dapat melakukan servis secara rutin sesuai jarak tempuh.

Seiring pemakaian, biasanya bagian dalam CVT ini akan kotor oleh debu-debu yang dapat mempengaruhi kerja komponen.

Ketika melakukan servis, maka CVT akan dibersihkan baik bagian dalam bak hingga komponen kopling ganda.

Bengkel Sepeda Motor

Layanan Home Servis jadi alternatif bagi yang tidak sempat ke bengkel sepeda motor (Foto: YIMM)

Untuk melakukan servis atau pembersihan ini dapat dilakukan di bengkel terdekat maupun melakukannya secara mandiri di rumah jika sudah biasa.

Anda dapat melakukan servis ini minimal dua bulan hingga empat bulan sekali tergantung pemakaian sepeda motor.

  • Timbul Bunyi

Ciri pertama roller sudah harus diganti adalah timbulnya bunyi-bunyian aneh yang asalnya dari area bak CVT.

Ketika mendengar suara aneh, sebaiknya lakukan pemeriksaan pada bagian roller dan lihat kondisi fisiknya.

Jika terlihat sudah tidak berbentuk bulat atau sudah mulai terkikis di beberapa area, sebaiknya komponen ini wajib diganti.

  • Performa Terasa Berat

Komponen roller yang sudah tidak presisi akan menghasilkan putaran yang tidak sempurna, sehingga berpengaruh terhadap performa kendaraan.

Jika sudah terlihat adanya tanda aus, maka sebaiknya ganti komponen bundar tersebut dengan yang baru.

Harga roller yang dijual pun beragam, mulai Rp30 ribuan hingga di atas Rp100 ribu tergantung merek untuk satu set.

Artinya, biaya penggantiannya pun tak terlalu mahal-mahal banget, kok.

Baca Juga: 5 Tips Modifikasi Motor Matic Biar Lebih Irit BBM

Kesimpulan 

Beberapa catatan di atas merupakan fungsi roller yang biasanya digunakan pada motor matic pada umumnya di Indonesia.

Tips Modifikasi Motor Matic Agar Lebih Irit BBM

(Foto: Suzuki)

Hampir setiap motor matic memerlukan perawatan yang sama, sehingga tak sulit merawat motor jenis ini.

Jika banyak komponen yang sudah mulai rusak tetapi tidak segera diganti, maka biaya perawatan ke depannya akan menjadi membengkak.

Hal ini tentu akan memberatkan pemilik di kemudian harinya.

Penulis: Rizen Panji
Editor: Dimas 

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker