Penjelasan Detail Chery Terkait Tiggo 8 CSH yang Mati Mendadak

Jakarta – Pihak Chery akhinya memberikan penjelasan secara detail dan komprehensif mengenai masalah yang menerpa Tiggo 8 CSH milik konsumen yang mati mendadak.
Sebelumnya ramai diberitakan jika pemilik berinisial S mengeluarkan pernyataan pada grup Facebook Pemilik Chery mengenai beberapa keluhan.
Keluhan yang dilontarkan, di antaranya AC mendadak tidak dingin, transmisi jump shift, mesin berisik, hingga gejala stalling atau mati mendadak ketika dikendarai.
Menanggapi hal tersebut, PT Chery Sales Indonesia (CSI) memberikan pernyataan secara detail mengenai kronologi serta gaya berkendara yang dilakukan oleh pemilik mobil.
“Kami membeberkan hasil ini tidak bertujuan untuk menyalahkan atau menyudutkan salah satu pihak, tetapi kami ingin memberikan klarifikasi berdasarkan apa yang kami temui,” ujar Reza Deniar, Head of Aftersales CSI dalam presentasinya di Jakarta, Rabu (24/9/2025).
Penyebab AC Tidak Dingin
Berdasarkan hasil penelusuran pihak Chery ditemukan bahwa penyebab Tiggo 8 CSH milik konsumen berinisial S yang mati mendadak disebabkan oleh gaya mengemudi.
Lewat data yang dirilis, pemilik mobil tersebut terpantau memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi dan kemudian menurunkan kecepatan secara drastis yang dilakukan secara berulang.
Hal ini membuat komponen baterai yang tertanam pada Tiggo 8 CSH menjadi panas sehingga membutuhkan waktu untuk mendinginkan komponen tersebut.
Menurut data, hal ini berimbas kepada AC yang tidak dingin ketika si pemilik kendaraan melakukan perjalanan di jalan tol dari Jakarta menuju Surabaya, Jawa Timur.
“Terkait AC tidak dingin, di sini kami melihat adanya kenaikan kecepatan secara tiba-tiba dan cukup tinggi. Peran pendinginan yang seharusnya mendinginkan mesin, akhirnya teralokasikan ke baterai,” terang Reza.
Akibat pemilik memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, membuat suhu dari baterai mobil ini menjadi panas di angka 40-45 derajat celcius.
Baca juga: Hasil Investigasi Chery Terhadap Tiggo 8 CSH yang Mati Mendadak
Sistem pendingin yang awalnya bertugas untuk mendinginkan mesin, maka secara otomatis akan beralih untuk mendinginkan komponen baterai.
Hal inilah yang dinilai oleh pihak Chery membuat kinerja AC menjadi tidak maksimal atau dirasa tidak dingin oleh sang pemilik yang menjadi keluhannya.
“Jadi si baterai yang seharusnya cooling down, tapi dia akhirnya bekerja kembali sehingga suhunya yang seharusnya turun malah naik kembali, nah itu yang akhirnya membuat konsumen merasa AC tidak dingin,” jelanya.
Proses cooling down yang diharapkan tidak terjadi, tetapi malah membuat baterai menjadi panas dan berimbas kepada kinerja AC yang tidak maksimal.
Penjelasan Tiggo 8 CSH Mati Mendadak
Dalam penjelasan yang sama, ia juga membeberkan alasan mengapa mobil yang digunakan oleh pemilik berinisial S bisa mati mendadak.
“Jadi di sini terjadinya mati mendadak itu karena kehabisan bensin dan baterai. Ini dikarenakan kondisi bahan bakarnya sudah cukup habis (baik bensin dan baterai),” sambungnya.
Masih ujarnya, “Namun yang dimaksimalkan baterainya saja sehingga pada saat proses itu mobil tidak bisa shifting kembali. Dari baterai mau ke bensin karena bensinnya tidak ada, sehingga tidak cukup untuk membuat mobil tetap berjalan”.
Artinya, berdasarkan data yang didapatkan dari kendaraan tersebut diketahui bahwa sang pemilik memiliki gaya berkendara yang terbilang agresif dan tidak konstan.
Mengapa Bisa Viral?
Lalu, mengapa kasus ini bisa menjadi viral? Reza mengatakan jika sang pemilik berinisial S ini awalnya membagikan keluhan tersebut di grup Facebook dengan tujuan hanya untuk bertanya, bukan menjatuhkan pihak Chery.
Sang pemilik juga membagikan keluhannya kepada akun media sosial Instagram hujat otomotif dengan tujuan tidak ingin memperbesar kasus maupun menjelek-jelekkan merek Chery.
Akan tetapi, keluhan yang disampaikan oleh pihak S disalahgunakan oleh akun media sosial Instagram tersebut sehingga menjadi viral beberapa hari setelah pemilik mengunggah keluhannya.
Baca juga: Berapa Konsumsi BBM Chery Tiggo 8 CSH?
Ketika mengetahui unggahannya menjadi viral, konsumen berinisial S segera menghapus unggahan di Facebook lantaran tidak ingin masalah ini menjadi semakin membesar.
Bahkan pria berinisial S tersebut sangat mengapresiasi kecepatan dan penanganan yang diberikan oleh tim Chery ketika keluhannya disampaikan di media sosial.
Penulis: Rizen Panji
Editor: Santo Sirait





