Suzuki Sediakan Program Ramah Anak di GIIAS 2025, Ada Lukis Wajah

Tangerang – Di gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, Suzuki menghadirkan beragam program ramah khusus anak-anak.
Bertempat di booth Suzuki yang terletak di Hall 8, ICE BSD City, program bertajuk “Kids Activity” ini hadir selama pameran berlangsung hingga 3 Agustus 2025 mendatang.
“Tahun ini kami ingin GIIAS bukan hanya jadi ajang otomotif, tapi juga tempat anak-anak bisa berkreasi, belajar, dan bersenang-senang bersama keluarga,” ujar Harold Donnel, 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).
Deretan Program Ramah Anak Suzuki di GIIAS 2025
Suzuki rupanya tak ingin sekadar jadi produsen mobil keluarga, tapi juga ingin menciptakan ruang interaksi emosional antara merek dan pengunjung sejak usia dini.
Lewat Kids Activity ini, Suzuki mencoba masuk ke ranah yang lebih dalam: mengenalkan dunia otomotif lewat cara yang menyenangkan dan sarat edukasi.
Coloring Contest: Tempat Imajinasi Anak Bermain Warna
Salah satu kegiatan paling mencuri perhatian adalah Coloring Contest alias lomba mewarnai. Anak-anak bisa menuangkan imajinasi lewat warna dengan objek karakter Suzuki sebagai kanvasnya.
Baca juga: Suzuki di GIIAS 2025: dari Suzuki Fronx Hybrid hingga eVitara, Mobil Listrik Masa Depan
Kontes ini terbuka untuk dua kelompok usia, yakni kategori A (3–6 tahun) dan B (7–10 tahun), dan digelar setiap hari selama pameran berlangsung. Selain jadi sarana ekspresi, kegiatan ini juga memperkuat bonding anak dan orang tua.
Face Painting: Ekspresi Ceria di Wajah Anak
Ingin lihat si kecil berubah jadi superhero atau kelinci imut? Datang saja ke booth Suzuki pada 26 Juli atau 2 Agustus. Di sana, anak-anak bisa merasakan pengalaman face painting yang menyulap wajah polos jadi penuh warna dan karakter.
Proses ini dilakukan oleh seniman profesional, dan menjadi salah satu spot paling ramai karena efek “wow” yang dihasilkan begitu instan.
DIY Charms & Beads: Kreasi yang Jadi Kenangan
Kalau biasanya anak cuma jadi penonton, di sini mereka diajak jadi pelaku utama. Workshop Do It Yourself (DIY) membuat perhiasan dari manik-manik jadi salah satu aktivitas paling kreatif di booth Suzuki.
Digelar eksklusif pada 27 Juli dan 3 Agustus, kegiatan ini bukan hanya mengasah keterampilan tangan, tapi juga merangsang imajinasi anak untuk menciptakan sesuatu yang personal dan memorable.
Semua Gratis, Semua Seru, Semua Dapat Hadiah!
Cara ikutannya juga gampang banget, pengunjung cukup memindai QR Code yang tersedia di booth Suzuki, isi formulir digital, lalu anak akan menerima activity sheet.
Setelah menyelesaikan semua tantangan yang ada, anak akan membawa pulang souvenir eksklusif dari Suzuki.
Baca juga: Curhatan Suzuki dan Toyota kepada Menteri Perindustrian
Menariknya, ada grand prize berupa 30 tiket masuk Taman Safari untuk para peserta Kids Activity yang akan diundi saat penutupan GIIAS.
Booth Suzuki, Surga Mini Buat Si Kecil
Buat yang ingin eksplor lebih banyak, Suzuki juga menyajikan beberapa permainan seru lain, seperti Catch Stick, Subsoccer Table, Sprint Battle Game, dan remote control Suzuki Jimny. Semua bisa dicoba gratis dan sudah dipastikan aman untuk anak-anak.
“Seluruh rangkaian permainan ini kami hadirkan agar Suzuki makin dikenal sebagai merek yang dekat dan dicintai keluarga Indonesia,” tutup Harold.
Langkah Suzuki ini jadi bukti bahwa pameran otomotif tak melulu soal spesifikasi mesin dan diskon harga.
Kehangatan dan kebersamaan bisa jadi nilai jual utama, terutama ketika brand benar-benar memahami kebutuhan keluarga modern.
Edukasi Suzuki Fronx
Di GIIAS 2025, SUV bergaya coupe ini akan menduduki panggung eksklusif bertujuan memastikan setiap pengunjung dapat membenamkan diri dalam daya pikatnya.
Momen tersebut jadi penting bagi Fronx untuk memantapkan posisinya sebagai pilihan transformatif bagi calon konsumen yang mendambakan sinergi sempurna.
Baca juga: Bahas Fitur Interior Suzuki Fronx, Sesuai Harapan Konsumen Keluarga?
Suzuki turut menghadirkan bagian struktur rangka bodi dari Suzuki Fronx dan juga mobil yang terbagi menjadi dua bagian demi kepentingan edukasi bagi pengunjung.
Kehadiran dua model tersebut tentunya diharapkan dapat mempermudah pengunjung melihat secara detail informasi bagian rangka maupun mesin yang digunakan oleh Fronx.
Penulis: Rizen Panji
Editor: Santo Sirait


