Uji Ketangguhan Jetour T2 di Medan Offroad, Bagaimana Impresinya?

Tangerang – Jetour Indonesia mengadakan test drive Sport Utility Vehicle (SUV) T2 yang diikuti oleh Carmudi pada Kamis (18/12/2025).
Sebagai informasi, Jetour T2 telah meluncur di Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025. Tersedia dalam satu varian saja, mobil tersebut dibanderol Rp588 juta On The Road (OTR) Jabodetabek.
Baca Juga: Jetour Berniat Bangun Pabrik Sendiri di Indonesia, Kapan?
Lebih lanjut, pada sesi test drive kali ini, Carmudi berkesempatan menguji ketangguhan T2 di lintasan offroad di kawasan Tangerang dengan durasi sekitar 15-20 menit.
Kenyamanan berkendara langsung terasa saat duduk di jok pengemudi. Ruang kepala dan kaki cukup luas serta joknya telah dilengkapi pengaturan elektrik
Namun demikian, desain setir kemudi T2 yang unik membutuhkan penyesuaian bagi pengemudi, karena berbeda dari setir berbentuk bulat yang umum digunakan pada sebagian besar mobil. T2 mengusung bentuk setir kemudi yang cenderung mengotak.
Setelah mendapatkan posisi duduk yang sesuai, Carmudi mulai berkendara dengan mode X Smart.
Diketahui, T2 menawarkan delapan mode berkendara, yaitu Eco, Normal, Sport, Snow, Dirt Floor, Sandy Land, Rock, serta X Smart yang cocok untuk digunakan di berbagai kondisi jalan, termasuk offroad.
“Dengan X (Smart) mode, mobil bisa menyesuaikan dengan jalur yang dilalui,” ujar Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia di sela acara Jetour T2 Media Test Drive.
Saat menggunakan mode X Smart, berkendara di lintasan offroad terasa tidak terlalu sulit. Mobil tidak terasa limbung saat melalui jalan offroad yang menanjak maupun turunan.
Ditambah, T2 sudah didukung offroad crawling mode yang dipadukan dengan Hill Descent Control (HDC), sehingga tidak perlu sering menginjak pedal gas secara terus-menerus selama melewati jalan tersebut.
Impresi Jadi Penumpang Belakang
Camudi juga mendapat kesempatan menjadi penumpang belakang mobil tersebut.
Baca Juga: Jetour Fokus pada Mobil ICE dan PHEV di 2026, BEV Masih dalam Riset
Saat di posisi ini, mobil melewati jalan raya dan tol. Meskipun baris penumpang belakang diisi oleh tiga orang dewasa, kabin masih tetap terasa cukup lega, begitu juga dengan ruang kepala dan kaki.
Selain itu, suspensi terasa empuk saat melalui speed trap berkat mengandalkan MacPherson pada bagian depan dan Multi-link di bagian belakang.
Penulis: Nadya Andari
Editor: Santo Sirait



