Canggihnya Honda CR-V e:FCEV, Bisa Dicas Selain Isi Hidrogen

Tokyo — Di tengah perdebatan elektrifikasi yang didominasi Battery Electric Vehicle (BEV), Honda secara konsisten menunjukkan bahwa masa depan mobilitas tanpa emisi memiliki banyak jalur teknologi. Komitmen ini terwujud jelas di Japan Mobility Show (JMS) 2025 dengan hadirnya Honda CR-V e:FCEV.
Model ini bukan sekadar mobil hybrid atau listrik baterai, melainkan kombinasi teknologi Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV) dan kemampuan plug-in charging.
CR-V e:FCEV mengusung konsep “Dual Power, Zero Compromise” yang bertujuan menghadirkan performa dan kenyamanan tanpa emisi, sekaligus memberikan kebebasan mobilitas yang lebih luas bagi penggunanya.
Tujuan pengembangannya adalah mewujudkan kendaraan elektrifikasi yang memberikan kebebasan mobilitas lebih dengan kemampuan refueling cepat hidrogen dan charging praktis listrik.
Mobil ini dikembangkan untuk menjadi simbol transisi Honda menuju era elektrifikasi penuh, sejalan dengan komitmen global Honda mencapai carbon neutrality pada 2050.
Baca juga: Respons Honda Atas Isu Ketinggalan Mobil Listrik dari China, Fokusnya Reduksi Emisi Karbon
Keunikan Dual Power: Hidrogen dan Colokan Listrik
Keunggulan CR-V e:FCEV terletak pada fleksibilitas pengisian dayanya. Konsumen mendapatkan dua opsi pengisian untuk efisiensi optimal.
Pertama, pengisian hidrogen cepat (melalui fuel cell Stack) yang memungkinkan refueling cepat layaknya mobil bensin. Kedua, pengisian Listrik (Plug-in Charging Function) yang memungkinkan pengisian daya dari colokan listrik di rumah atau stasiun umum berkat adanya baterai lithium-ion berkapasitas 17,5 kWh.
Sistem dual power ini menawarkan berbagai mode berkendara, termasuk EV Mode, Hybrid Mode, dan Regenerative Braking. Dengan karakter utama yang efisien dan tangguh, mobil ini mempertahankan performa khas SUV Honda yang stabil dan bertenaga.
Bukti ketangguhan model ini sempat terlihat saat tampil di ajang Pikes Peak International Hill Climb 2025 di Amerika Serikat.
Desain, Interior, dan Fitur Pendukung
CR-V e:FCEV dibangun menggunakan platform CR-V generasi keenam. Mobil ini mempertahankan tampilan SUV modern dan aerodinamis, namun kini diperkuat gril depan khas FCEV.
Di bagian bodi, port pengisian hidrogen dan listrik (plug-in) terintegrasi secara simetris untuk memudahkan akses pengisian. Lampu depan LED ramping dan bumper dengan pola clean surface memperkuat kesan futuristik.
Di bagian interior, Honda memaksimalkan tata ruang tanpa mengorbankan ruang kaki dan bagasi, meskipun kabin harus mengakomodasi baterai dan tangki hidrogen.
Honda menunjukkan komitmen pada circular economy dengan menggunakan material interior dari serat daur ulang dan bio-based materials. Kenyamanan didukung oleh optimalisasi desain NVH (Noise, Vibration, Harshness) yang setara SUV premium.
Panel instrumen horizontal dan pusat kendali digital dengan layar infotainment besar Honda CONNECT melengkapi fungsi kendali.
Fungsionalitas model ini didukung fitur-fitur praktis, termasuk Power Export Function yang mampu menyalurkan output daya listrik eksternal hingga 1.500 W untuk keadaan darurat atau aktivitas luar ruangan.
Untuk keselamatan berkendara, Honda SENSING terpasang sebagai standar, mencakup Collision Mitigation Braking System, Adaptive Cruise Control, dan Lane Keeping Assist.
Pengembangan teknologi FCEV ini sendiri merupakan hasil kolaborasi teknis antara tim R&D Jepang dan Amerika Serikat, bersama dengan General Motors Hydrogen JV.
Perakitan kendaraan dilakukan di Honda Performance Manufacturing Center (PMC), Ohio, Amerika Serikat. Dengan FCEV, Honda memperlihatkan bahwa hidrogen tetap menjadi bagian penting dari solusi energi Honda di masa depan.
Baca juga: Honda 0 Alpha Jawab Tantangan Mobil Listrik Modern dengan Tiga Cara Ini
Penulis: Mada Prastya
Editor: Santo Sirait


