BateraiBeritaNewsPengisian Daya Mobil ListrikRepost #carmudiTeknologi Mobil ListrikUltra Fast Charging

Farasis Lahirkan Inovasi Ngecas Baterai Mobil Listrik Secepat Isi Bensin

Zhenjiang – Baru-baru ini Farasis Energy mengungkap teknologi baterai mobil listrik yang dapat dicas secepat isi bensin alias dengan waktu yang sangat singkat.

Inovasi ini sekaligus menjawab kekhawatiran para pemilik mobil listrik yang kerap merasa sebal dengan pengisian baterai yang durasinya cukup lama.

Dikutip dari Arena EV, Selasa (11/3/2025), Farasis Energy mengumumkan jika teknologi barunya ini merupakan kombinasi antara baterai lithium ferro phosphate (LFP) dan lithium terner atau NMC.

baterai farasis

Baterai kendaraan listrik tersebut dikatakan memiliki kemampuan pengisian daya yang sangat cepat lewat sistem 6C.

Ini memungkinkan jika untuk mengisi baterai hingga penuh hanya dibutuhkan waktu yang sangat singkat, yakni sekitar 10 menit saja.

Dalam pengujian yang mereka lakukan, pengisian daya dari 10 hingga 80 persen hanya membutuhkan waktu sekitar 8,5 menit saja.

Baca juga: Hyundai Siapkan Uji Produksi Baterai Solid-State

Sistem pada lithium terner ini juga sudah mendukung pengisian daya 5C dan memiliki kemampuan pengisian daya dari 10 hingga 80 persen hanya 10,2 menit.

Perusahaan yang berkantor pusat di Zhenjiang, China ini mengaku jika durasi pengisian daya mobil listrik masih menjadi kelemahan utama.

Durasi pengisian daya baterai di kisaran 8 menit tentunya menetapkan standar baru untuk pengisian daya yang setara dengan pengisian bahan bakar mobil konvensional.

baterai farasis

Inovasi kunci yang dilahirkan oleh Farasis Energy ini berfokus pada peningkatan pembuangan panas yang menjadi faktor penting dalam pengisian cepat.

Struktur yang dinamai super pouch solution (SPS) milik Farasis Energy ini mampu meningkatkan area pembuangan panas hingga empat kali lipat untuk baterai terner dan 4,8 kali lipat untuk baterai LFP 6C.

Desain tersebut dikatakan secara efektif mampu mengelola panas yang dihasilkan pada tab baterai selama pengisian super cepat berlangsung.

Baca juga: Review Geely EX5: Spesifikasi, Harga, dan Jarak Tempuh Baterai

Hadirnya inovasi yang ditawarkan Farasis diharapkan mampu menarik minat calon konsumen yang hendak beralih ke kendaraan listrik lebih luas lagi.

Pada saat ini Farasis Energy menguasai 0,48 persen pangsa pasar baterai dan menempatkan mereka di posisi ke-14 di China menurut Automotive Battery Innovation Alliance (CABIA).

Kendati demikian, kemajuan teknologi ini menyoroti pesatnya laju inovasi dalam sektor baterai kendaraan listrik modern yang ada saat ini.

Penulis: Rizen Panji
Editor: Santo Sirait

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker